Ribuan Korban Gempa Tektonik di Kecamatan Reok dan Reok Barat Bertahan di Tenda Pengungsian - FloresPos Net

Ribuan Korban Gempa Tektonik di Kecamatan Reok dan Reok Barat Bertahan di Tenda Pengungsian

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Bertahan diTenda Pengungsian.

Warga Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Bertahan diTenda Pengungsian.

REOK, FLORESPOS.net-Ribuan warga Kecamatan Reok dan Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap bertahan di sejumlah tenda pengungsian yang tersebar di sejumlah titik pada dua kecamatan itu. Mereka memilih bertahan karena hingga Minggu (23/8/2026) guncangan gempa terus terjadi. Sejumlah posko membutuhkan bantuan terpal, selimut, dan sembako.

Para pengungsi di antaranya menempati Posko Pengungsian Terpusat di Barang Kolong, Kelurahan Mata Air, Posko Golo Conggo, Desa Ruis Timur; Posko di Kajong dan Sambi Kecamatan Reok Barat; Posko  Tureng Desa Nggalak Kecamatan Reok Barat, dan di sejumlah titik yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Reok dan Kecamatan Reok Barat.

Pantauan media ini di Posko Terpusat Barang Kolong, ada sekitar ratusan tenda/terpal dipasang di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Mata Air. Di lokasi ini ditempati sekitar 2.545 warga yang terdampak gempa tektonik.

Baca Juga :  Relawan dan Simpatisan DEO- DO Antar Yosef Badeoda Pinang Dr. Domi Mere

Sementara di Posko Golo Conggo, Desa Ruis Timur juga ditempati ribuan warga terdampak gempa.

Sedangkan di Tureng, Desa Nggalak, Kecamatan Reok Barat warga terdampak gempa secara mandiri membangun tenda di Lapangan sepak bola Tureng. Warga secara suka rela membangun posko menyusul di Kampung ini ada banyak rumah rusak parah.

Warga di Kampung Tureng meminta pemerintah untuk memberikan bantuan terpal dan peralatan tidur seperti selimut.

Sedang Lakukan Pendataan

Camat Reok Rita Udin, SP yang dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (23/8/2026) pagi menjelaskan petugas dari kelurahan dan desa di kecamatan yang dipimpinnya sedang melakukan pendataan kerusakan rumah dan jumlah warga yang terdampak gempa.

Baca Juga :  Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo

“Dari pendataan sementara diketahui bahwa warga yang menempati Posko Barang Kolong terdata sekitar 2.545 orang,” kata Camat Rita Udin.

Sementara Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit yang dihubungi terpisah menegaskan bahwa pihaknya telah meminta kepala desa dan lurah di seluruh Kabupaten Manggarai untuk melakukan pendataan bagi yang menjadi korban terdampak gempa dan yang mengalami kerusakan rumah.

“Pendataan penting dilakukan untuk memudahkan pendropan bantuan atau intervensi pascagempa,” kata Bupati Hery Nabit.

Untuk diketahui gempa tektonik 7,7 scala ritcher menggucang Flores, termasuk Manggarai Raya pada Sabtu 15 Agustus 2026 lalu. Gempa ini hingga Sabtu  22 Agustus 2026  telah menyebabkan 87 warga Flores meninggal dunia dan kerusakan ribuan rumah dan fasilitas umum. *

Penulis : Wall Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul
Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:40 WITA