Berharap Indutri Pakan Ternak di Manggarai Barat Direalisasikan - FloresPos Net

Berharap Indutri Pakan Ternak di Manggarai Barat Direalisasikan

- Jurnalis

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Alfons Arfon, Camat Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), berharap rencana pembangunan “industri” pakan ternak di Repi Mabar segera terealisasi.

Ia sampaikan itu melalu group WhatsAp (WA) dan diterima Florespos.net Labuan Bajo belum lama berselang.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Manggarai Barat Berencana Akan Membangun “Industri” Pakan Ternak di Repi Kecamatan Lembor Selatan Mabar.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Anggarkan Rp. 3 Miliar untuk Pupuk, Ambat Tujuan Mulia

Menurut Camat Arfon, manakala rencana tersebut (pembangunan industri pakan ternak) terwujud, menjadi kenyataan, hal itu akan memanen banyak keuntungan buat Mabar.

“Ini bagus sekali kalau jadi kaka.Jadinya industri terpadu. Bahan baku, proses/produksi dan pemasaran berputar pada kawasan yang sama,” ujar Camat Arfon.

Dengan ini, ungkap Camat Arfon, bibit jagung, kebun jagung, jagung, pembuatan pakan, ternak babi/sapi/kambing, akhirnya menghasilkan pupuk kompos untuk kebun jagung.

Baca Juga :  Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Masih dia, kalau ada kebun jagung, ada pemasaran, ada alat produksi pakan ternak, ada ternak, ada produksi pupuk kompos, lalu pupuknya kembali  ke kebun jagung. Semua kegiatan di atas saling berhubungan dan saling mempengaruhi sehingga merupakan suatu sistim, ujar Camat Arfon. *

Penulis: Andre Durung I Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Berita Terbaru