Bupati Edi, Penetapan Bandara Internasional Komodo Tidak Ucuk-Ucuk, Juni Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Labuan Bajo - FloresPos Net

Bupati Edi, Penetapan Bandara Internasional Komodo Tidak Ucuk-Ucuk, Juni Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Labuan Bajo

- Jurnalis

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Bandar udara (bandara) Komodo di Labuan Bajo Kabupaten  Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini ditetapkan Pemerintah Pusat (Pempus) jadi salah satu bandara internasional di Indonesia.

Kemudian salah satu bandara internasional di tanah air yang  statusnya diturunkan Pempus adalah bandar udara El Tari. Bandara berlokasi di Kupang ibu kota Provinsi NTT itu turun dari status bandara internasional menjadi bandara domistik.

Sehubungan dengan status baru itu, kabarnya Juni mendatang (2024) mulai buka penerbangan perdana internasional dari dan ke bandara Komodo, khususnya penerbangan langsung Kuala Lumpur (Malaysia)-Labuan Bajo. Gol peningkatan status bandara internasional Komodo adalah kesejahteraan rakyat.

Bupati Mabar Edistasius Endi mengungkapkan, penetapan bandara Komodo jadi bandara internasional tidak ucuk-ucuk. Di antaranya bermula dari penetapan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas (dsp) di Indonesia. Ke 5 dsp yakni Mandalika, Borobudur, Likupang, Toba dan Labuan Bajo. Ia katakan itu menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini.

Dilihat tren, dari data terkini yang telah ditargetkan bahwa pertumbuhan orang yang berinfestasinya bagus, sangat menjanjikan, yakni Labuan Bajo. Lalu Pempus mendorong supaya pertumbuhan infestasi berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Atas hal tersebut Pempus cek infrastruktur. Disiapkan faktor- faktor untuk mendukung supaya laju pertumbuban berjalan sesuai yang diharapkan.

Salah satunya infrastruktur udara, dan bandara Komodo sudah oke. Harapannya supaya arus kunjungan termasuk laju investasi di Mabar sangat signifikan.

Selanjutnya Kementerian yang dikoordinasi Menko Marfes dari hari ke hari berbenah mewujudkan Labuan Bajo Mabar yang sudah ditetapkan 5 dsp. Di 5 Desember (2023) rakornas 5 dsp di ITC Golo Mori Labuan Bajo Mabar dipimpin langsung oleh Menko Marfes Ad interim Erik Tohir.

Baca Juga :  BPOLBF dan Kemenparekraf Gelar Roundtable Meeting bersama Investor

Hal yang dibahas salah satunya terkait transportasi udara. Sebab kebijakan eksisting di Indonesia bandara yang ditetapkan menjadi bandara internasional jumlahnya banyak, tidak efisien.

Di kondisi eksisting lama Labuan Bajo pun tidak termasuk bandara internasional. Namun di berbagai kajian Labuan Bajo ditetapkan menjadi bandara internasional. Dengan kenaikan status bandara Komodo menjadi bandar udara internasional, harapannya arus kunjungan ke Mabar bertambah.

Maka master plan untuk bandara Komodo di terminal yang ada saat ini kapasitasnya 1,1 per tahun. Kondisi tahun kemarin hampir 900. Master plan itu baru saja ditetapkan di Desember 2022, jauh lebih cepat. Sehingga dalam waktu tidak terlalu lama Pemda punya kewajiban menyampaikan kewajiban ke kementerian supaya reviu kembali itu master plan.

“Nanti terminal itu ada dua, tapi lagi-lagi ini cara pandang Pemda. Zona barat untuk domestik, zona timur untuk internasional, termasuk rumah jabatan (rujab) bupati karena berada dalam satu lokasi. Tapi lagi-lagi ini rencana yang diinginkan atau harapan dari Pemda. Harapannya lonjakan itu tadi,” ujar Bupati Edi.

Dengan arus kunjungan begitu tinggi, agar berjalan linear dengan pertumbuhan ekonomi, yang kelak bermuara pada kesejahteraan rakyat, berarti rakyatnya yang disiapkan. Bukan siapkan pupuk, bukan siapkan bibit, dan bukan siapkan uang, tetapi bagaimana merubah mindset, sumber daya manusianya (SDM), berati pelatihan.

Baca Juga :  Penerimaan PAD Dishub Flores Timur Tahun 2024 Lampaui Target, Terbanyak dari JTP Pante Palo

Menyinggung negara, maskapai penerbangan yang hendak bekerja sama dengan Pemkab Mabar terkait kenaikan status bandara Komodo menjadi bandara internasional, Bupati Edi hanya mau bicara yang pasti.

“Saya tidak mau omong di awang-awang. Kita omong sekarang yang berminat dan jadwalnya sudah ada. Karena saya tidak mau dibilang karena si A si B maka itu terjadi. Tetapi ini kerja kolaborasi Pemerintah Pusat maupun stakeholder lainnya, ” kata Bupati Edi yang juga Ketua DPW Partai Nasdem NTT itu.

Lanjut dia, yang sudah berminat penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo itu ada dan jadwalnya pada bulan Juni mendatang (2024). Yang kedua dari Singapura. Yang ketiga baru omong lisan.

“Kalau yang dua itu tertulis. Yang pasti sekali yang sudah ada jawabannya dari Kuala Lumpur. Maskapainya juga sudah ada yaitu Air Asia. Yang dari Sydney (Australia) itu baru omong lisan. Jadi dua yang tertulis, satu yang sudah ada jadwal, satu belum, satu yang sudah berminat itu dari Sydney,” ungkapnya.

Besar harapannya, masih Bupati Edi, penerbangan domestik untuk meng-cover Indonesia Timur agar diaktifkan kembali penerbangan Makasar-Labuan Bajo sehingga menampung dari Sulawesi secara keseluruhan, dari Maluku dan Papua.

“Saya sudah diberitahu secara lisan oleh teman-teman dari Sorong. Bahwa bakal ada kerja sama Labuan Bajo-Sorong, ada penerbangan langsung,” ujar Bupati Edi. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA