Terduga Pelaku Pemukulan Prada Lucky Berpotensi Bertambah, 16 Anggota Batalyon Nagekeo Diperiksa - FloresPos Net

Terduga Pelaku Pemukulan Prada Lucky Berpotensi Bertambah, 16 Anggota Batalyon Nagekeo Diperiksa

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 11:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kasus kematian anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, NTT, Prada Lucky Chepril Saputra Namo terus bergulir.

Setelah sebelumnya, secara internal 4 orang anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo diperiksa dan dibawa ke POM Ende untuk proses pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut.

Terduga pelaku berpotensi bertambah. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber menyebutkan, secara internal, Batalyon TP 834/WM Nagekeo telah memeriksa 16 orang lagi yang diduga kuat sebagai pelaku kekerasan, sebelum Prada Lucky dilarikan ke rumah sakit dan meninggal.

Hingga berita ini ditayangkan, Jumat (8/8/2025) pagi, 16 orang anggota yang diperiksa masih berada di Batalyon TP 834/WM Nagekeo, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

4 Terduga Diserahkan ke POM Ende

Sebelumnya diberitakan Florespos.net, Kamis (7/8/2025), Tim Batalyon TP 834/WM Nagekeo bergerak cepat dan membuahkan hasil. Tim Batalyon menemukan empat orang anggota yang diduga kuat sebagai pelaku tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian Prada Lucky.

“Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, tim menemukan empat orang terduga pelaku pemukulan terhadap almarhum Prada Lucky. Keempat terduga pelaku tersebut berpangkat Pratu,” ujar Danki C Yon TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat kepada Florespos.net, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Sipropam Polres Nagekeo Lakukan Home Visit untuk Pastikan Kedisiplinan Anggota

Lettu Inf Rahmat menyatakan bahwa keempat terduga pelaku pemukulan terhadap almarhum Prada Lucky telah dibawa ke POM Ende pada Rabu (6/8/2025) malam untuk menjalani proses investigasi.

“Sementara yang diduga terlibat pemukulan sudah dibawa ke POM Ende untuk melaksanakan proses investigasi,” ujarnya.

Lettu Inf Rahmat menyatakan, proses selanjutnya masih menunggu keputusan atasannya. Namun, dengan ditangkapnya terduga pelaku, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lancar dan keluarga korban dapat mengetahui kebenaran tentang kematian Prada Lucky.

Untuk diketahui, salah satu anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo.

Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang merupakan anak seorang Anggota TNI yang bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao asal Kupang-NTT itu meninggal pada Rabu (6/8/2025) setelah perawatan lima hari di rumah sakit tersebut.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tinjau Tambak Garam, Bendungan dan Lahan Sawah di Nagekeo

Keluarga Minta Diusut

Disaksikan media ini di ruang Kamar Jenazah RSD Aeramo, Rabu (6/8/2025) siang, ibu Prada Lucky, Sefriana Pauwina menangis histeris meratap jenazah anaknya karena menemukan banyak luka baik badan dan kaki.

“Kenapa begini sayang. Sayang bangun sudah kita pulang Kupang. Tuhan tolong anak saya. Kenapa anak saya meninggal dengan caranya seperti ini,,” teriak histeris mama almarhum Prada Lucky di ruang jenazah RSD Aeramo, Rabu siang.

Ayah almarhum, Christian Namo saat ditemui Florespos.net, di RSUD Aeramo mengatakan, banyak luka pada tubuh anaknya. Dia meminta agar kematian anaknya diusut secara hukum.

Dibawah ke Kupang

Pantauan Florespos.net, Kamis (7/8/2025), jenazah Almarhum Prada Lucky baru di berangkat dari RSUD Aeramo, Kamis sore sekitar pukul 16.30 menuju Ende, Kabupaten Ende.

Setiba di Ende, jenasah almarhum Prada Lucky disemayamkan di Kompi C Ende. Pada Kamis (7/8/2025) pagi, jenasah almarhum di berangkat ke kediamannya di Kunino, Kupang. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Kehilangan Kendali, Minibus Masuk Jurang, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Verifikasi Faktual 4.026 Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores, Sudah Rampung
Arton Togo Siap Jadi Kades–‘Aeramo Butuh Kades yang Jujur dan Transparan’
Wabup Sikka Kunjungi Smandu Maumere, Lihat Kondisi Bangunan Rusak dan Rencana Rehabilitasi
LNBM-In Flores Kucurkan Dana Rp 1,3 M untuk 8 KTH Pengembangan Usaha Bisnis dan Jasa Wisata
Bentuk Karakter Berintegritas, Uniflor Gelar Diklat Kepemimpinan Tingkat Dasar bagi Mahasiswa
Berita ini 1,951 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:40 WITA

Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 

Jumat, 25 September 2026 - 21:34 WITA

Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa

Jumat, 25 September 2026 - 21:28 WITA

Kehilangan Kendali, Minibus Masuk Jurang, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Jumat, 25 September 2026 - 19:41 WITA

Verifikasi Faktual 4.026 Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores, Sudah Rampung

Jumat, 25 September 2026 - 19:17 WITA

Arton Togo Siap Jadi Kades–‘Aeramo Butuh Kades yang Jujur dan Transparan’

Berita Terbaru

Wabup Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (kanan) terimapejabat Kemenko Pangan di Bajawa, Kamis (24/9/2026).

Nusa Bunga

Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:40 WITA