Meriah Opening BEC 2025, Bupati Tegaskan Panitia dan Wasit Hindari Kepentingan Subyektif - FloresPos Net

Meriah Opening BEC 2025, Bupati Tegaskan Panitia dan Wasit Hindari Kepentingan Subyektif

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Seremoni pembuka Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan di Kabupaten Ende atau Bupati Ende Cup (BEC) 2025 berlangsung meriah.

Seremoni pembuka diisi dengan suguhan acara dari penyanyi dan grup band Ende serta tarian kreasi dari Sanggar Cindy.

Turnamen ini resmi dibuka dengan pelepasan balon oleh Bupati Ende, Yoseph Badeoda dan Wabup Domi Mere, jajaran Forkopimda dan Askab PSSI Ende.

Bupati Ende, Yoseph Badeoda mengatakan turnamen ini untuk menjawab kerinduan masyarakat Kabupaten Ende serta ajang mencari bakat pesepak bola dari Ende untuk berlaga di turnamen yang lebih tinggi.

Bupati Yoseph menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan  penonton yang hadir pada Opening Seremoni.

“Selamat datang kepada peserta turnamen, hari ini kita semua hadir untuk memberikan doa dan dukungan agar turnamen ini berjalan dengan baik,” katanya.

Bupati Yoseph juga mengatakan untuk membangun sepak bola yang lebih maju harus melakukan pembenahan di semua lini termasuk sistem pembinaan dan sistem pembinaan harus menghilangkan kepentingan.

Baca Juga :  Stok Bahan Pokok Aman, Bupati Ende: Pedagang Tak Boleh Cari Keuntungan Lebih di Momen Hari Raya

Terkait dengan turnamen ini, kata Bupati Ende, panitia dan perangkat pertandingan harus bersikap profesional.

Bupati Yoseph menegaskan kepada panitia dan perangkat pertandingan agar menghindari hal yang berpotensi mencederai turnamen ini.

“Untuk wasit dan panitia hindari pertimbangan subyektif  yang bisa  mencederai turnamen ini. Jadikan momen ini untuk merajut persaudaraan sejati,” tegasnya.

Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni dalam imbauannya mengingatkan kepada seluruh tim peserta bahwa turnamen ini adalah turnamen sepak bola bukan ajang  bela diri.

Kapolres menegaskan kepada  oficial, pelatih dan pemain agar tetap menjaga turnamen ini hingga partai puncak. Kapolres juga mengingatkan kepada penonton agar menjadi penonton yang dewasa dan tidak memprovokasi situasi di lapangan.

“Mari kita jaga turnamen ini dan jadikan ini sebagai hiburan untuk merajut persaudaraan,” katanya.

Total Hadiah Naik ke Rp 150 juta

Baca Juga :  Flores Timur Gelar Festival Musik Etnik Lamaholot, Bakal Tampil Musisi Lokal, Sanggar Seni dan Komunitas Budaya

Sebelumnya panitia turnamen ini menyiapkan total hadiah sebesar Rp 100 juta. Namun saat acara pembuka turnamen, Bupati Yoseph Badeoda menyampaikan bahwa total hadiah turnamen ini naik menjadi Rp 150 juta.

“Untuk total hadiahnya kita naikkan ke Rp 150 juta. Juara 1 Rp 50 juta, juara 2 Rp 35 juta, juara 3 Rp 25 juta dan juara 4 Rp 15 juta. Juara 5 sampai 8 akan mendapatkan uang pembinaan Rp 5 juta. Untuk pemain terbaik, top skor, tim terbaik, suporter terbaik ada hadiahnya,” kata Bupati Ende disambut tepuk tangan penonton.

Turnamen BEC 2025 berlangsung dari 12 Juli hingga 4 Agustus 2025. Turnamen ini diikuti oleh 20 kecamatan di Ende minus Kecamatan Lio Timur.

Laga pembuka turnamen ini yaitu Kecamatan Ndona yang berstatus juara bertahan menjamu Kecamatan Wolojita. Kecamatan Ndona mampu membuktikan diri sebagai juara bertahan dan menuntaskan laga ini dengan kemenangan 1-0.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WITA

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Berita Terbaru