Robert Prevost Pakai Nama Paus Leo XIV, Paus Pertama dari AS - FloresPos Net

Robert Prevost Pakai Nama Paus Leo XIV, Paus Pertama dari AS

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Leo XIV

Paus Leo XIV

VATICAN CITY, FLORESPOS.net – Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat (AS) berusia 69 tahun terpilih sebagai paus ke-267 setelah konklaf pada Kamis (8/5/2025).

Hasil tersebut mengukir sejarah baru, Prevost menjadi paus pertama dari Amerika Serikat. Ia mengambil nama Paus Leo XIV, yang dipilih untuk menggambarkan arah kepemimpinan gereja di bawah jabatannya.

Pada momen bersejarah ini, kerumunan umat Katolik yang memadati Plaza Santo Petrus memberi sambutan hangat dengan sorakan, ketika Paus Leo XIV tampil untuk kali pertama di balkon Basilika Santo Petrus.

Dikutip dari The National, penyambutan tersebut menjadi simbol harapan baru bagi gereja Katolik yang kini dipimpin oleh paus dari luar Eropa. Seperti tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad, pengumuman pemilihan paus baru dilakukan dengan simbol asap putih yang mengepul dari cerobong Kapel Sistina.

Baca Juga :  Isi Pidato Pertama Paus Leo XIV, Kenang Paus Fransiskus

Asap tersebut menandakan bahwa para kardinal yang terdiri dari 133 anggota telah mencapai konsensus dalam memilih pemimpin baru gereja Katolik.

Konklaf yang dimulai pada Rabu (7/5/2025) di Kapel Sistina berlangsung dalam suasana  penuh kekhidmatan. Para kardinal, yang berasal dari 70 negara, memasuki kapel dengan penuh doa, melantunkan Litani Para Kudus, sembari memohon petunjuk kepada Roh Kudus.

Suasana khidmat semakin terasa ketika Garda Swiss berdiri tegap mengawasi jalannya prosesi. Baca juga: Menjelang Konklaf, Para Kardinal Bahas Tantangan Paus Baru Untuk menjaga kerahasiaan keputusan mereka, para kardinal diasingkan dari dunia luar selama proses berlangsung.

Baca Juga :  Daging Kurban di Sikka Juga Dibagikan Kepada Warga Non Muslim

Ponsel mereka disimpan, dan gelombang udara di seluruh Vatikan dibatasi untuk mencegah adanya komunikasi eksternal. Para kardinal terus berdoa dan berdiskusi hingga mencapai keputusan mayoritas dua pertiga suara.

Lebih dari 80 kardinal yang berpartisipasi dalam konklaf ini ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus, yang meninggal dunia bulan lalu pada usia 88 tahun setelah memimpin gereja Katolik selama 12 tahun. *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Berita ini 241 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:54 WITA

Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Sabtu, 19 September 2026 - 16:05 WITA

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap

Sabtu, 19 September 2026 - 13:28 WITA

APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA