Bocah Dua Tahun di NTT Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Mbay I - FloresPos Net

Bocah Dua Tahun di NTT Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Mbay I

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Seorang bocah perempuan berusia dua tahun ditemukan tewas tenggelam di parit dekat kosan milik Cici di Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa. Kabupaten Nagekeo, NTT, Senin (27/1/2025) sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban atas nama Lente Putri Rustam merupakan putri kedua dari Fandi Rustam dan Sulastri Rustam.

Korban ditemukan warga setelah terseret arus sejauh sekitar 50 meter dari kediamannya di RT 21, Kelurahan Mbay 1. Menurut warga, korban ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita.

Baca Juga :  Mengenang Pacuan Kuda di Kota Mbay: Sebuah Warisan Budaya yang Kembali Hidup

“Saat warga menemukan, korban sudah meninggal. Setelah itu warga telepon polisi lalu membawa korban ke RSUD Aeramo,” kata Nurdin, warga setempat.

Nurdin mengatakan, kedua orang tua korban tersebut berasal dari Kecamatan Kelar, Kabupaten Jeneponto. Kedua orang tua datang ke Kabupaten Nagekeo sejak tahun 2023. Tujuan untuk menjual keripik di seputar Kota Mbay.

“Mereka tinggal di kos sudah 2 tahun lebih. Selama ini kedua orang tua menjual keripik di Mbay,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Nagekeo Apresiasi Pemerintah Nagekeo Ubah Lahan Cadas Jadi Lahan Sawah Produktif

Disaksikan Florespos.net, puluhan warga mendatangi kediaman korban karena informasinya, korban akan dimakamkan besok, Selasa (28/1/2025). Sementara di luar rumah, ada pihak Kepolisian Resort Nagekeo.

Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Dominggus N.S.L. Duran dikonfirmasi Florespos.net Senin, mengatakan pihaknya akan mengirim kronologis kejadian.

“Maaf Pak nanti sebentar baru kirim. Soalnya kita baru baket,” katanya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul
Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Berita ini 1,020 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:40 WITA