Wakil Bupati Ngada Resmikan Program Pisew di Kawasan Bure Langa
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 24 Nov 2021, 22:13:45 WIB Nusa Bunga
Wakil Bupati Ngada Resmikan Program Pisew di Kawasan Bure Langa

Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena, S.S, M.Hum dikalungi saat hendak meresmikan PISEW di Bure Langa, Desa Bomari, Rabu (24/11/2021)


Bajawa, Florespos.net-Wakil Bupati (Wabup) Ngada, Raymundus Bena, S.S, M.Hum meresmikan program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW), di Bure Langa, Desa Bomari Kecamatan Bajawa, Rabu (24/11/2021). PISEW tersebut menghubungkan Desa Bomari, Beja dan Ubedolumolo.

Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Bajawa, Wilhelmus Waso dalam laporannya mengatakan, PISEW merupakan salah satu kegiatan pembangunan berbasis masyarakat.

Program tersebut mengusung konsep pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan aktifitas sosial dan perekonomian lokal antar kawasan di permukiman perdesaan.

Baca Lainnya :

Menurutnya, kerjasama antar desa dalam PISEW diperuntukkan bagi desa-desa yang memiliki kepentingan yang sama demi terwujudnya infrastruktur dalam skala kawasan, dengan mengedepankan asas manfaat dan musyawarah untuk mufakat demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wilhelmus Waso mengatakan, ada 3 desa yang menjadi sasaran, yakni Bomari, Beja dan Ubedolumolo dengan mempertimbangkan sejumlah potensi yang ada di kawasan itu, diantaranya lokasi GOR, Kampus STIPER-FB Bajawa, Kawasan Wisata Wolobobo dan rencana ibukota kecamatan yang baru.

Wilhelmus Waso menjelaskan, PISEW pada tiga desa ini bersumber dari alokasi dana APBN sebesar Rp 600 juta untuk kegiatan pembangunan sarana prasarana pekerjaan jalan rabat beton dan sarana pendukung lainnya sebesar Rp 590 juta dan operasional BKAD sebesar Rp 10 juta.

Selain itu, kata Wilhelmus Waso, ada juga dana melalui swadaya masyarakat sebesar Rp 135 juta lebih untuk kegiatan pembebasan lahan dan penebangan tanaman umur panjang sepanjang lokasi kegiatan program PISEW tersebut.

Wilhelmus Waso menjelaskan, pekerjaan rabat dan bangunan pelengkap dibagi dalam dua segmen, yakni segmen pertama panjang jalan 426 meter, lebar 3,5 meter, 1 unit deker panjang 10 meter, tembok penahan tanah sepanjang 17 meter dan tebal 15 cm.

Segmen kedua, panjang jalan 504 meter, lebar 3 meter, 1 unit deker panjang 4 meter, tembok penahan tanah panjang 20 meter dan tebal 15 cm.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena dalam sambutannya menegaskan, PISEW sangatlah cocok dikembangkan untuk pola-pola pembangunan kedepan.

Menurutnya, program pembangunan yang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat dari aspek kualitas tentunya akan jauh lebih baik sebab ada partisipasi dari masyarakat.

Untuk itu, kata Wabup Raymundus, Pemerintah Daerah patut memberikan apresiasi kepada tiga desa sasaran program ini yang telah bekerja keras membangun infrastruktur melalui program PISEW.

Wabup Raymundus, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemilik lahan yang telah menyerahkan lahan mendukung pelaksanaan PISEW.

Dihadapan masyarakat ketiga desa, Wabup Raymundus juga menyinggung soal program strategis Tante Nela Paris. Menurut Wabup, secara bertahap program ini sudah direalisasikan melalui APBD Perubahan tahun 2021.

Pada ABPD Perubahan, Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaraan untuk pengadaan alsintan untuk mendukung kegiatan masyarakat petani seperti handtraktor, kapal penangkap ikan, alat pemetik cengkeh dan pemecah kemiri.

Wabup Raymundus mengharapkan, dengan dukungan alsintan ini dapat memudahkan para petani kita untuk mengolah hasil-hasil pertaniannya.

Wabup Raymundus juga menyinggung soal pelaksanaan Pilkades Serentak dan penetapan 56 desa persiapan menjadi desa defenitif. Menurut Wabup, Pilkades Serentak akan dilaksanakan pada tahun 2022.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,9 miliard lebih untuk kegiatan tersebut. Sedangkan penetapan 56 desa defenitif prosesnya sedang berlangsung dan diharapkan pada tahun 2022, ada 56 desa persiapan dapat ditetapkan menjadi desa defenitif.

Wakil Bupati mengharapkan partisipasi dan keterlibatan semua masyarakat dalam proses pembangunan, sebab tugas dan tanggung jawab pembangunan tidak hanya di pemerintah, tetapi semua komponen termasuk masyarakat.

Hadir pada kegiatan itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Ny. Blandina Mamo Bena, SE, Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Ngada, Erick Kila, Kepala Bagian Prokopim Setda Ngada, Yoseph Kello, SE, Camat Bajawa, Emanuel Rodja, Kepala Desa Bomari, Pius Liu, para Kepala Desa se Langa dan Ubedolumolo, serta utusan masyarakat dari ketiga desa.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment