SMP Swasta Rewarangga Sukses ANBK Hari Pertama
Kontributor: Ferdinanda Meu/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 06 Okt 2021, 13:34:14 WIB Pendidikan
SMP Swasta Rewarangga Sukses ANBK Hari Pertama

Kepala SMP Swasta Rewarangga, Agus Mbipa (kiri) dan Pengawas SMP Dinas P dan K Kabupaten Ende, Wihelmina Wonga Mere pada ANBK SMPS Rewarangga, Rabu (6/10/2021).


Ende, Florespos.net -  Pelaksanaan  ujian Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Swasta Rewarangga, Kabupaten Ende berlangsung  aman dan sukses.  Di hari pertama untuk sesi pertama telah berhasil dan sukses, tinggal menunggu sesi kedua.

"Untuk hari pertama ini semua berjalan dengan aman dan sukses. Anak-anak telah menyelesaikan ANBK dengan baik. Jumlah peserta kami sebanyak 28 orang dan dibagi dalam dua kelompok. Mudah-mudahan sesi kedua dan pelaksanaan ANBK hari kedua, yang dilaksanakan hari Kamis esok dapat berjalan dengan aman dan sukses," kata Kepala SMP Swasta, Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Agustina Mbipa, S.Pd kepada Florespos.net, Rabu (6/10/2021).

Pada pelaksanaan ujian tersebut, SMP Swasata Rewarangga bertepatan dengan adanya pantauan dari Pengawas SMP  dari Dinas Pendidikan dan Kebuayaan (P dan K) Kabupaten Ende Wihelmina Wonga Mere, S.Pd.  Pengawas SMP, Welmin Mere kepada Florespos.net mengatakan, sejak hari pertama ANBK, pengawas terjun ke lapangan untuk melihat dari dekat semua proses ujian ANBK yang baru pertama kali dilakanakan ini. Menurut Welmin Mere, ANBK tidak hanya untuk siswa, namun juga berlaku untuk para guru.

Baca Lainnya :


Siswa SMPS Rewarangga ikuti ANBK, Rabu (6/10/2021).

"Semua pengawas terjun ke sekolah-sekolah untuk melihat dari dekat semua prosesnya.  Sejak hari pertama sampai dengan hari ketiga ini semua berjlan dengan baik. Ada beberapa sekolah yang gagal ujian, namun itu karena kendala server pusat dan juga jaringan internet. Namun secara keseluruhan ANBK bisa dijalankan dengan baik. Kemarin (Selasa) saya kunjungan ke SMPK Santo Gabriel Ndona, semua berjalan dengan aman sampai selesai. Kita harapkan, sampai dengan hari terakhir nanti ujian bisa berlangsung aman. Semua kendala yang dihadapi sekolah penyelenggara ujian disampaikan ke Dinas P dan K," kata Welmin Mere.

Terapkan Prokes

Sementara Wakil Kepala SMP Swasta Rewarangga,  Didimus mengatakan, untuk kegiatan ANBK kali ini sekolahnya telah siapkan anak-anak dengan baik. SMP Swasta Rewaranga menyelenggarakan ANBK langsung di skeolah sendiri karena telah memiliki server dan juga unit komputer yang cukup.

"Semua sudah disiapkan, namun karena ini proses pertama (ANBK-red), maka tentu masih ada kendala-kendala yang dihadapi. Syukur untuk hari pertama ini kami masih jalankan ANBK dengan lancar.  Ujian dilaksanakan dengan penerapan prokes ketat karena kita masih dalam masa pandemi Covid-19.  Untuk hari pertama ujian ANBK Literasi dan hari kedua ANBK Numerasi," kata Didimus.

SMPN1 Gagal 10 Orang

Sementara Plt Kepala SMPN 1 Ende, Flavianus Sare yang  ditemui Florespos.net, Rabu (6/10/2021) mengatakan pelaksnaan ujian Asesmen Nasional berbasis komputer (ANBK) di SMP Negeri 1 Ende telah dimulai 4 Oktober 2021 dan akan berakhir pada tanggal 7 Oktober 2021. Pada tanggal 4 - 5 Oktober untuk gelombang pertama diikuti oleh SMP Negeri 1 Ende yang reguler terdiri dari 50 orang peserta, diantaranya 45 peserta dan 5 cadangan. Sedangkan tanggal 6 - 7 Oktober untuk gelombang ke dua yang diikuti oleh SMP Terbuka Ende dengan jumlah 30 peserta. Akan tetapi, ada peserta yang tidak mengikuti asesmen dari SMP Terbuka berjumlah 2 orang.

"Pelaksanaan asesmen di SMP Negeri 1 Ende pada hari pertama diikuti sebanyak 45 orang dan dibagi menjadi menjadi dua sesi. Sesi pertama berjumlah 30 orang dan sesi ke dua 15 orang," kata Flavianus saat ditemui Florespos.net di ruang kerjanya, Rabu (6/10/2021).

Flavianus juga mengkonfirmasi terkait berita kegagalan dari seluruh peserta asesment pada hari pertama itu tidak benar dan bukan gagal seluruhnya. Jumlah peserta yang gagal pada hari pertama sebanyak 10 orang.

"Peserta yang gagal pada sesi pertama itu sebanyak 4 orang yaitu di ruangan 1 terdapat dua orang dan di ruangan 2 terdapat dua orang. Sedangkan, pada sesi kedua sebanyak 6 orang," kata Flavianus.


Plt. Kepala  SMP Negeri 1 Ende, Flavianus Sare, S.Pd.

Flavianus mengatakan, kegagalan yang dialami oleh para peserta tersebut murni akibat dari sistem jaringan atau server yang eror dari pusat. Diketahui pelaksanaan asesmen di SMP Negeri 1 Ende menggunakan sistem online bukan semi online.

"Kalau semi online kan, soal dan segala macam yang terkait dengan pelaksanaan ujian asesmen itu telah didownload sebelum hari ujian. Sehingga dalam pelaksanaannya, peserta mengambil soal dari server sekolahnya," jelasnya.

Flavianus menjelaskan untuk peserta pelaksanaan asesmen yang gagal, pihaknya telah menjadwalkan ulang kembali di web resminya dan sedang menunggu untuk pengiriman link agar terlaksananya kembali. 

"Kami rencananya tanggal 11 Oktober 2021 karena jumlah peserta yang gagal hanya 10 orang," kata Flavianus.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment