Seorang Pegawai Lapas Bajawa Akhiri Hidup di Jembatan Romba-Keo Tengah
Penulis: Arkadius Togo/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 17 Sep 2021, 19:30:50 WIB Hukum
Seorang Pegawai Lapas Bajawa Akhiri Hidup di Jembatan Romba-Keo Tengah

Kapolsek Mauponggo, Iptu Yakobus K.Sanam


Mbay, Florespos.net-Warga Desa Witurombaua, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo geger dengan ditemukan seseorang yang mengakhiri hidup di Jembatan Romba, Jumat (16/9/2021). Dia ditemukan tidak bernyawa dengan posisi tergantung diri terikat tali di jembatan itu.

Sosok berjenis kelamin laki-laki itu, kemudian diketahui berinisial YS (27). Dia diduga pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bajawa, Kabupaten Ngada. Saat ditemukan, YS ditemukan tergantung dengan seutas tali mengenakan pakai seragam Pegawai Lapas Kelas II Bajawa.

Kapolres Nagekeo, AKBP Agustinus Hendrik Fai melalui Kapolsek Mauponggo, Iptu Yakobus K.Sanam dihubungi Florespos.net, Jumat (16/9/2021) membenarkan temuan tersebut.

Baca Lainnya :

“Hari ini, Jumat (16/9/2021) sekitar pukul 07.17 WITA, di Jembatan Romba telah ditemukan sesosok mayat seorang laki-laki bernama Yusuf Syuhada (27) yang merupakan seorang pegawai negeri sipil bekerja di Lapas Kelas II Bajawa, Kabupaten Ngada,” katanya.

Iptu Yakobus mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan, kata dia, pada Jumat (16/9/2021) sekitar pukul 05.30 WITA, saksi Yohanes Hendra Timo (30) dan saksi Emanuel Yohanes Ora (32) dari rumah menuju Romba menggunakan kendaraan roda dua.

Mereka memakirkan kendaraan di pinggir jalan lalu berjalan menuju pinggir pantai untuk memancing ikan. Sekitar pukul 06.35 WITA, saksi Yohanes Hendra Timo tanpa sengaja berbalik badan ke belakang lalu dia dikejutkan ketika melihat ke arah jembatan ada korban sedang tergantung diri.

Saksi memberitahu temannya dan langsung berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar. Kemudian masyarakat berdatangan melihat korban yang yang sudah tidak bernyawa.

Iptu Yakobus mengatakan, masyarakat mendatangi Kantor Pol Sub Sektor Keo Tengah memberitahukan ada orang sedang tergantung diri di Jembatan Romba.

“Saat itu, anggota Pol Sub Sektor langsung mendatangi tempat kejadian melakukan tindakan kepolisian dan unit Reskrim Polsek Mauponggo tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian,” katanya.

Kondisi terakhir, kata Iptu Yakobus, korban meninggal masih dalam posisi tergantung dengan tali terikat simpul hidup pada leher korban. Tali nilon warna biru ukuran 10 meter.

Selanjutnya, jelas Iptu Iptu Yakobus, korban di turunkan dan dibawah ke Puskesmas Keo Tengah untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Menurut Iptu Yakobus, dugaan sementara, korban mengambil jalan pintas melakukan gantung diri karena masalah hutang piutang. Dimana saat ini, korban sedang dilaporkan ke Polres Ngada terkait penipuan dan penggelapan. Kasus itu, saat ini sedang ditangani Satuan Reskrim Polres Ngada.

“Penyidik pembantu Polsek Mauponggo terus mengumpulkan alat bukti termasuk memeriksa para saksi,” kata Iptu Yakobus.

Informasi yang dihimpun Florespos.net, pada Sabtu (11/9/2021), korban bersama istri sempat ke rumah mertuanya di Desa Witurombaua, Kecamatan Keo Tengah. Mereka mengantar anak atau menitip anak untuk sementara waktu tinggal di mertua karena istri hendak ke Kupang mengikuti seleksi calon P3K.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment