Muhammadiyah Gandeng STFK Ledalero Gelar Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama
Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 15 Okt 2021, 13:38:06 WIB Nusantara
Muhammadiyah Gandeng STFK Ledalero Gelar Vaksinasi Covid-19 Lintas  Agama

Ketua STFK Ledalero Pater Dr. Otto Gusti Madung, SVD (ke-2 dari kanan) dan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Sikka Ihsan Wahab (kanan) serta beberapa pengurus Muhammadiyah Kabupaten Sikka sedang memantau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Aula Santo Thomas Ledalero, Jumat (15/10/2021). Foto Wall Abulat.


Maumere, Florespos.net-Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Sikka menggandeng Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero menggelar vaksinasi covid-19 bagi peserta vaksinasi lintas agama, suku, budaya, dan ras di wilayah itu.

Kegiatan vaksin ini dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Indonesia, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir secara virtual, Jumat (15/10/2021) pagi. Pelaksanaan vaksin berlangsung di Aula Santo Thomas Ledalero, Jumat hingga Sabtu (15-16/10/2021) dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Nita dan Polres Sikka.

Ketua STFK Ledalero, Pater Dr. Otto Gusti Madung, SVD dalam sambutan pembukaan mengemukakan pandemi Covid-19 menyadarkan semua kembali akan kesamaan sebagai umat manusia di hadapan sebuah kerentanan universal.

Baca Lainnya :

“Sebagai manusia kita terbentuk dari materi yang sama dan rentan. Kerentanan tersebut memperkokoh keyakinan kita bahwa kita semua adalah saudara dan saudari terlepas dari perbedaan agama, ras, budaya, status sosial dan bangsa,” katanya.

Pater Otto Gusti menggarisbawahi bahwa pandemi Covid-19 merupakan momen untuk memperteguh solidaritas global tersebut.

Pemimpin sejagad Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, lanjut Otto Gusti, mengingatkan bahwa dunia sekarang sedang berada dalam kondisi dilanda globalization of indifference (globalisasi ketidakpedulian) yang berdampak pada ketidakmampuan untuk menangis dan mengambil bagian dalam penderitaan orang lain.

“Di tengah dunia yang diwarnai dengan apatisme dan ketakpedulian, kita perlu mempromosikan budaya tandingan yakni sikap bela rasa (compassion) dan belas kasih (mercy),” kata Pater Otto Gusti.

Pater Otto Gusti menggarisbawahi bahwa kemanusiaan yang rentan itu menjadi basis persaudaraan dan solidaritas antar umat manusia.

“Persaudaraan tersebut mendesak kita untuk bersikap peduli terhadap yang lain terutama yang menderita lewat imajinasi, kreativitas, dedikasi dan sikap dermawan,” katanya.

Pater Otto Gusti mengakui bahwa kerja sama yang dijalin antara Muhammadiyah dan STFK Ledalero saat ini merupakan sebuah sikap etis untuk bersama-sama mengatasi kerentanan tersebut.

Terima Kasih

Pater Otto Gusti pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Pusat dan daerah Muhammadiyah yang telah mengambil inisiatif untuk membangun kerja sama dengan STFK Ledalero guna melayani masyarakat luas lewat pemberian vaksinasi massal.

“Peristiwa hari ini adalah bukti nyata inklusivitas Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia dan bukti komitmen Muhammadiyah dalam merawat Indonesia yang satu dalam kebhinekaan,” katanya.

“Terima kasih secara khusus juga kami alamatkan kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof, Dr. K.H. Haedar Nashir karena di tengah kesibukannya telah meluangkan waktu untuk membuka secara resmi acara vaksinasi massal yang berlangsung di STFK Ledalero pada hari ini,” kata Pater Otto Gusti.

Pater Otto Gusti juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan anggota Muhammadiyah, Pemerintah RI, para tenaga kesehatan dan dokter dan seluruh rakyat yang telah memungkinkan terjadinya program vaksinasi secara massal pada hari ini di Kampus STFK Ledalero.

Bersatu Percepat Vaksinasi

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Indonesia, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir dalam sambutannya secara virtual antara lain mengajak semua pihak, termasuk STFK Ledalero untuk bersatu dalam kegiatan kemanusiaan untuk mempercepat vaksinasi covid-19.

Profesor Haedar Nashir menyampaikan apresiasi kepada STFK Ledalero yang membangun kemitraan dengan Muhammadiyah dalam spirit yang sama untuk melayani vaksinasi Covid-19 bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang dilangsungkan di Kampus STFK Ledalero pada Jumat dan Sabtu pekan ini.

Sementara Ketua Muhammadiyah Kabupaten Sikka Ihsan Wahab dalam sambutannya antara lain mengemukakan bahwa upaya vaksinasi yang diselenggarakan Muhammadiyah bekerja sama dengan STFK Ledalero ini merupakan ikhtiar bersama dengan tujuan agar semua dapat mengendalikan penyebarannya dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

Ihsan Wahab menggarisbawahi bahwa sikap toleransi antarumat beragama telah terbangun sejak lama, dan Silaturahmi antarumat beragama di Kabupaten Sikka terbina dengan baik, termasuk dalam upaya aksi kemanusiaan dalam mengatasi dan menangani pelbagai bencana, seperti bencana Gempa Tektonik dan Tsunami Sikka/Flores tahun 1992, bencana alam Rokatenda Palue tahun 2013, serta kerja sama penggalangan ancaman Covid-19.

“Mari kita bersyukur kepada Allah, kepada Tuhan yang Maha Kuasa sehingga kita dapat hadir di tempat ini guna pelaksanaan pembukaan vaksinasi Covid-19,” katanya.

1.300 Dosis

Wakil Ketua II STFK Ledalero, Pater Maximus Manu, SVD didampingi Ketua Senat Mahasiswa STFK Ledalero, Fr. Sarnus Joni Harto, SVD kepada wartawan menjelaskan, panitia telah mendapatkan 1.300 dosis vaksin dengan rincian 1.000 dosis vaksin Sinovac dari Muhammadiyah dan 300 vaksin astraZeneca bantuan dari Polres Sikka dan Dinkes Sikka.

“Untuk hari pertama, peserta vaksin terdiri dari 300 mahasiswa STFK Ledalero, dan sisanya dari karyawan, dan masyarakat umum,” kata Pater Maxi.

Hadir dalam rangkaian pembukaan pelaksanaan vaksinasi ini di antaranya Ketua STFK Ledalero, P. Dr. Otto Gusti Madung, SVD, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Sikka Ihsan Wahab, para tokoh muslim di antaranya Abdul Rasyid Wahab, dan sejumlah pengurus MUI Kabupaten Sikka.

Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus, S.Apt, MH, Wakil Ketua I STFK Ledalero, Pater Dr. Yosef Keladu Koten, SVD, Wakil Ketua II STFK Ledalero, Pater Maximus Manu, SVD, Kasubagbin Ops Polres Sikka AKP Sipri Raja, Kapolsek Nita Muhammad Ihsan Jaelani, Ketua Senat Mahasiswa STFK Ledalero, Fr. Sarnus Joni Harto, dan Ketua Umum Fratres Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Fr. Honoratus Jonsi, SVD.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.