Menjadi Pahlawan di Tengah Pandemi Covid-19
Oleh Irwan Budiana

By Admin Florespos 17 Nov 2021, 07:19:27 WIB Opini
Menjadi Pahlawan di Tengah Pandemi Covid-19

Irwan Budiana, Dosen Program Studi DIII Keperawatan Ende Poltekkes Kupang


BENCANA non alam Covid -19 selama dua tahun terakhir telah memberikan berbagai bentuk pembelajaran yang sangat penting bagi seluruh umat manusia. Pandemi Covid-19 mengajarkan kita arti penting kesehatan, kerja sama, pengorbanan, syukur, serta berbagai bentuk pembelajaran lainnya.

Menghadapi bencana pandemi pada bulan November saat ini, kita diingatkan akan semangat para pahlawan dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan dari para penjajah. Perjuangan para pahlawan menghadapi penjajah hingga meraih kemerdekaan memberikan banyak inspirasi bagi generasi saat ini untuk berjuang dan membebaskan masyarakat dari bencana pandemi Covid -19.

Secara Global, pada tanggal 15 November 2021, WHO mencatat kasus Covid-19 sudah terkonfirmasi di 226 negara dengan 253.163.330 kasus dan 5.098.174 kasus di antaranya meninggal dunia. Sedangkan, secara nasional, Indonesia menjadi negara dengan tingkat penularan kasus Covid-19 cukup tinggi. Tercatat, pada tanggal yang sama terdapat 4.251.076 kasus positif, 4.098.884 sembuh, dan 143.670 kasus meninggal. Tingginya kasus Covid-19 tersebut telah menyebabkan banyak kerugian di semua sektor kehidupan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan hingga sektor pendidikan, ekonomi, dan sektor-sektor lainnya.

Baca Lainnya :

Menghadapi tinggginya kasus penularan tersebut serta pelbagai dampak negatif yang ditimbulkannya, kita harus mengobarkan semangat kepahlawanan masyarakat sebagaimana semangat kepahlawanan pada zaman perebutan kemerdekaan dahulu. Alasannya, bencana pandemi Covid-19 telah menjadi musuh bersama (common enemy) yang telah menimbulkan pelbagai macam masalah yang merugikan dan menambah kesengsaraan masyarakat.

Terdapat beberapa sifat kepahlawanaan yang dapat menginspirasi masyarakat sat ini dalam menghadapi bencana non alam pandemi Covid-19 yakni: semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, persatuan dan kesatuan, kebersamaan dan tanggung jawab, rela berkorban tanpa pamrih, serta semangat dan keberanian.

Selain itu, pengetahuan yang baik tentang musuh bersama tersebut pun menjadi salah satu modal penting bagi kita untuk bisa membebaskan diri atau merdeka dari pandemi.

Sifat kepahlawanan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut serta “berperang" melawan pandemi Covid-19. Semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat mengambil perannya masing-masing untuk ikut berjuang menjadi pahlawan dan ikut merembut “kemerdekaan” dari pandemi Covid-19 dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari, dan menjadi teladan bagi keluarga terdekat dan ikut terlibat dalam kegiatan sosial membantu masyarakat yang terdampak bencaana Covid 19.

Sifat kepahlawanan tersebut menjadi energi utama masyarakat untuk bergerak melawan pandemi dengan bermodalkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dan memanfaatkan sumber daya yang pemerintah siapkan berupa vaksin dan aneka sumber daya lainnya.

Penghayatan sikap kepahlawanan para pahlawan kemerdekaan oleh para pemimpin bangsa saat ini dan masyarakat umumnya dalam menghadapi pelbagai masalah di negeri ini menjadi contoh dan inspirasi yang sangat dibutuhkan generasi muda saat ini. Ironisya, keteladanan dan sifat kepahlawaan tersebut tidak banyak terlihat pada beberapa level kepemimpinan, termasuk dalam kondisi sulit akibat bencana Covid-19. Adanya kasus korupsi bantuan sosial yang dilakukan para pejabat merupakan bentuk nyata minimnya keteladanan sifat kepahlawanan.

Kesadaran untuk meneladani sifat kepahlawanan harus terus ditingkatkan melalui pendidikan dan keteladanan para pemimpin sendiri. Generasi muda yang retan terpengaruh oleh budaya-budaya yang bertentangan dengan Pancasila harus didampingi dan diarahkan.

Semangat kepahlawanan harus tetap dirawat dan digelorakan dalam diri semua generasi muda kita, agar bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini menjamin terwujudnya Indonesia Emas, tahun 2045.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.