Menggembirakan, 6.000-an Orang di Manggarai Sembuh dari Covid-19
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 25 Nov 2021, 14:03:22 WIB Nusa Bunga
Menggembirakan, 6.000-an Orang di Manggarai Sembuh dari Covid-19

Jubir Satgas Covid-19 Manggarai, Lody Moa.


Ruteng, Florespos.net - Tren positif terjadi di Manggarai, dalam hal tingkat kesembuhan orang yang berkategori terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar ini tentu menggembirakan karena data  akumulasi kesembuhan itu mencapai angka 6.000-an orang.

Menurut Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Manggarai, Lody Moa dalam rilis yang diterima wartawan di Ruteng, Kamis (25/11), Satgas mencatat detail perkembangan data-data setiap hari seperti kasus positif, yang dikarantina, yang dirawat di rumah sakit, yang sembuh, dan yang meninggal dunia. Data per hari diinfokan ke ?publik agar diketahui dan terpenting agar siapapun tetap waspada.

"Untuk data yang sembuh, trennya bagus dan menggembirakan. Data akumulasi sejak Covid-19 masuk Manggarai berjumlah 6.000-an orang," katanya.

Baca Lainnya :

Dikatakan, pasien Covid yang dinyatakan sembuh itu berdasarkan hasil pemeriksaan rapid antigen dan hasil rapid test polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Data riilnya, berdasarkan rapid antigen berjumlah 5.863 orang dan hasil rapid tes PCR-TCM sebanyak 236 orang.

Menurutnya, pasien Covid yang sembuh itu baik yang dirawat dalam perawatan terpadu dengan fasilitas disiapkan pemerintah, lalu yang rumah sakit maupun yang menjalani perawatan mandiri di rumah atau tempat lain. Perawatan yang dilakukan tetap dalam standar protokol kesehatan.

Jubir Lody Moa mengatakan, tren kesembuhan yang bagus ini kiranya tidak membuat siapapun lengah dalam hal menjaga diri dari Covid. Tren yang bagus mesti terus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, disiplin, dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk yang praktis, lanjut Jubir Lody Moa, siapapun harus membudayakan gerakan 5 M (memakaimasker,mencuci tangan, menjagajarak,menghindarikerumunandanmengurangimobiltasdaninteraksi) siapapun. Gerakan 5 M merupakan upaya membentengi diri dari virus Covid ini. Edukasi tentang pencegahan ini tetap dan terus dilakukan.

Sebelumnya, Bupati Hery Nabit mengatakan, aktivitas apa saja sudah bisa dilakukan, tetapi dengan banyak syarat dan ketentuan teknis yang perlu diikuti. Hal itu penting sekali guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid di daerah ini.

"Kita harus ikuti semua ketentuan teknis dalam protokil kesehatan dalam pencegahan Covid. Dan, kita semua harus antusias program penyuntikan vaksin. Kalau ada jadwal, segera datang untuk dapat vaksin Covid-19," katanya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.