Kota Super Premium Labuan Bajo Dihuni Banyak Warga Miskin
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 22 Okt 2021, 20:06:30 WIB Nusa Bunga
Kota Super Premium Labuan Bajo Dihuni Banyak Warga Miskin

Lurah Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Syarifudin Malik.


Labuan Bajo, Florespos.net - Meski Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah "dinobatkan" menjadi kota super premium/super prioritas karena pariwisata, ternyata masih banyak warganya yang miskin.

Lurah Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Syarifudin Malik kepada Florespos.net di Labuan Bajo, Jumat (22/10/2021), mengatakan, kurang dari 100 kepala keluarga (KK) di kelurahan tersebut sampai sekarang masih menerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan).

"Yang menerima PKH itu sepertinya  karena miskin. Berarti warga saya yang PKH tadi miskin juga," kata Lurah Malik.

Baca Lainnya :

Lanjut Lurah Malik, jumlah penduduk Kelurahan Labuan Bajo saat ini sekitar 7 ribu jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) 1.200 lebih. Pekerjaan warganya dominan di sektor jasa pariwisata.

Namun 2 tahun terakhir,  2020-2021 ini tidak sedikit warga Kelurahan Labuan Bajo yang alami penciutan/penurunan/pengurangan pendapatan karena terdampak Covid-19. Bahkan ada yang sampai kehilangan penghasilan, juga akibat terdampak Covid-19.

Masih Lurah Malik, walau Labuan Bajo kota super premium, tetapi dampak Covid-19 tak bisa terhindarkan, banyak warganya jadi miskin.


                Kepala Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Vinsensius Obin.

Namun Lurah Malik tidak merincikan jumlah warganya yang alami penurunan penghasilan maupun kehilangan pendapatan karena terdapak Covid-19.

Ditambahkan, sebagian besar penduduk, Kelurahan Labuan Bajo sekarang sudah mendapat suntikan vaksinasi Covid-19, ungkap Lurah Malik.

Secara terpisah Kepala Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Vinsensius Obin kepada media ini mengungkapkan, jumlah keluarga miskin di desanya satu tahun terakhir naik tajam. Pada 2021 jumlah penduduk miskin setempat 323,  tahun sebelumnya 2020 sebanyak 123.

Hal itu disebabkan karena kehilangan pekerjaan, menganggur, karena dampak Covid-19. Total penduduk Desa Gorontalo terkini 7.215 jiwa. Jumlah masyarakat setempat yang telah diberi vaksin Covid-19 baru 60 persen, sisanya belum, dalam proses, ujar Kades Obin.

Sebelumnya Lurah Wae Kelambu Kecamatan Komodo, Markus Randu, kepada media ini mengaku masih ada warganya yang miskin walau tidak banyak, katanya.

Desa Gorontalo, Kelurahan Wae Kelambu, Kelurahan Labuan Bajo bagian dari Labuan Bajo ibu kota Mabar yang juga kota Kecamatan Komodo. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.