Jatuh Cinta pada Musik Karena Sang Ayah
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 31 Okt 2021, 14:19:56 WIB Feature
Jatuh Cinta pada Musik Karena Sang Ayah

Maria Angela Marici Dal Segno.


NAMANYA tak asing di kalangan musisi dan pencinta musik Ende, Flores dan NTT. Kini, wanita berusia 33 tahun anak dari pasangan musisi almarhum Sisco Balu dan Oni Toja ini menggawangi kelompok vokal group Sombo Lando. Dia, adalah Maria Angela Marici Dal Segno.

Meski sibuk dengan rutinitas pekerjaan dan urusan rumah tangga, Segno, begitu Maria Angela Marici Dal Segno lebih akrab di telinga publik Ende selalu menyempatkan waktu bermain keyboard mengiringi permintaan orang lebih khusus saat ada permintaan dari gereja.

Dia memegang teguh pesan sang ayah. Jika ada permintaan untuk melayani di gereja harus ada waktu karena itu adalah sebuah bentuk pelayanan kepada Tuhan. 

Baca Lainnya :

Ditemui di kediamannya di Kompleks Perumnas, Kelurahan Mautapaga, Segno saat itu ditemani suami, Gerald Leonis. Dia banyak cerita soal mulai mengenal musik, jatuh cinta pada musik, sepak terjang bermusik dan membagi waktu antara pekerjaan pokok, keluarga dan musik yang selama ini tidak hanya sekedar hobi tapi lebih dari itu juga memberinya tambahan penghasilan.

Dengan senyum khasnya, Segno mulai bercerita tentang awal mengenal musik. Pepatah buah jatuh tak jauh dari pohon pantas untuk dirinya. Darah seni musik itu mengalir dari ayahnya, almarhum Sisco Balu, salah satu seniman dan musisi terkenal di Kota Ende kala itu.

“Saya mengenal dan belajar musik itu dari bapak. Saya tidak belajar seperti kursus atau sekolah khusus musik. Saya belajar di rumah dan bapak adalah guru saya,” kata Segno kepada Flores Pos Net, Senin (11/10/2021) malam.

Bagi Segno, sang ayah adalah peletak dasar seni musik dan sangat berpengaruh dalam dirinya dan empat saudaranya yang saat ini juga aktif bermusik. Mengapa demikian?. Sang Ayah masih berusaha keras mewarisi darah seni itu dia dan adik- adik meskipun sudah sakit. 

“Saya ingat saat masih SD dan bapak sudah sakit tetapi masih berusaha mengajarkan kami musik. Bahkan saat itu tangan bapak yang susah digerakkan dibantu oleh mama di atas tuts keyboard untuk mengajar kami,” kenang perempuan kelahiran 27 Januari 1988 ini.

Sebagai anak pertama, Segno memiliki beban moril dan ambisi tersendiri meneruskan karya sang ayah di dunia musik khususnya bermain keyboard tampil mengiringi para penyanyi. Belajar musik sejak duduk di bangku SD, Segno terus membentuk kemampuan menguasai piano dan keyboard. Tak ada pilihan lain, dia harus tampil di gereja dan mulai mengiringi penyanyi menggantikan ayah yang sudah sakit meski baru duduk di bangku kelas 1 SMP.

“Pertama kali mulai tampil itu, saat saya masih duduk di kelas I SMP. Saya iringi di depan banyak orang di Gereja St. Maria Moni. Saya ingat saat itu bapak bilang ke saya bahwa sudah waktunya mulai tampil,” katanya.

Segno tidak bisa membantah. Darah musik yang mengalir dan peletak dasar seni musik dalam hidupnya adalah sang ayah, Sisco Balu. Awalnya dia tidak terlalu tertarik dengan musik tetapi karena dorongan dan keadaan saat itu, sang ayah sudah jatuh sakit maka sebagai anak pertama bertekad melanjutkan karier ayah di dunia seni musik sekaligus membimbing adik-adiknya. 

"Awalnya saya tidak terlalu jatuh cinta dengan seni musik. Jujur, mengapa saya kemudian suka musik itu karena keadaan saat itu. Bapak sudah sakit dan saya harus melanjutkan ini. Awal dari situasi saat itu dan kemudian jatuh cinta dan hingga saat ini masih bermusik,” ungkapnya.

Dalam perjalanan, ia terus mengembangkan bakat dan kemampuannya. “Musik adalah ekspresi jiwa saya untuk bersuka cita dan berbagi kasih dengan sesama. Saya jatuh cinta dengan musik karena sang ayah. Darah musik saya mengalir dari ayah,” kata Segno.

Dia mulai dan terus mengasah kemampuannya dengan belajar musik pop dan jazz. Sejak itu, publik Ende sudah mulai mengenalnya dan menyebutnya regenerasi dari sang ayah.

Bersama Sombo Lando

Vokal group Sombo Lando yang kini masih eksis adalah salah satu grup lokal yang cukup terkenal. Sombo Lando itu sendiri digagas almarhum Sisco Balu. Segno tidak memiliki pilihan lain selain melanjutkan apa yang telah diletakkan sang ayah dan menggawangi Sombo Lando hingga saat ini meski sering berganti personil.

Baginya, Sombo Lando adalah tempat berbagi ilmu, mengekspresikan jiwa musiknya dan mengajak anak muda khususnya wanita untuk berkreasi.

Seperti yang diketahui bahwa perjalanan bersama Sombo Lando tidak mulus. Sering ganti personil karena pekerjaan dan alasan lain menerpa group yang dihuni oleh kaum hawa. Bahkan saat berkarya pun mereka masih mendapatkan cibiran dari sesama musisi dan group vokal dengan sebutan Putri Keraton. Hal ini karena Sombo Lando sering diundang tampil dalam berbagai kegiatan apa pun dan acara yang menghadirkan banyak orang. 

“Intinya ada undangan kami siap tampil, tidak memikirkan berapa bayaran. Paling penting itu mengekspresikan jiwa seni dan melayani permintaan orang, itu yang membuat kami sering tampil dan disebut putri keraton. Kalau mau dibilang susah maka banyak susahnya karena harus membagi waktu antara pekerjaan pokok, keluarga dan bermusik,” katanya.

Segno bekerja di PT PLN UP3 FBB. Dia berterima kasih kepada pimpinan yang memberikan toleransi waktu baginya. Ia juga mengakui dukungan dari keluarga lebih khusus sang suami yang mengerti dengan kesibukannya hingga kerap kali melupakan keluarga.

“Saya terima kasih kepada semua Manajer PLN yang selalu memberikan saya waktu dan mengijinkan saya untuk melayani permintaan dan tampil di acara. Untuk suami tercinta, terima kasih atas dukungan dan pengertiannya. Musik itu jiwa saya,” katanya.

Buka Kursus Untuk Regenerasi

Badai corona melanda dunia sejak tahun 2020. Segno lalu mencari kiat-kiat lain untuk berbagi ilmu dan mengekspresikan jiwanya di dunia seni musik. Dia pun menyadari bahwa pemain Keyboard perempuan di Kota Ende bahkan Flores itu sangat kurang, maka ia membuka kursus untuk menyiapkan regenerasi.

“Saya mulai buka kursus agar ada regenerasi. Pemain keyboard perempuan itu hampir tidak ada maka saya wajib menyiapkan orang yang akan melanjutkan ini melalui buka kursus di rumah,” tutup Segno.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.