LARANTUKA, FLORESPOS.net-Dampak dari El Nino (kemarau panjang) telah memengaruhi lonjakan harga beras di pasaran Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT. Pemerintah didesak rutin melakukan OPK beras demi membantu masyarakat kecil. Masyarakat kecil yang tidak mempunyai penghasilan tetap, pasrah menghadapi gejolak pasar terus naiknya harga beras yang sudah berjalan setahun terakhir. PantauanBaca Selengkapnya…

Silahkan dishare :

RUTENG, FLORESPOS.net-Harga beras di Pasar Inpres Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, mulai merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini amat mencemaskan masyarakat. Harga beras seperti dipantau wartawan, Senin (11/9/2023), menunjukkan sudah naik. Kisarannya paling bawah Rp 13.000/kg hingga Rp 14.000 per kilogram. Harga beras itu baik dari biasanya Rp 10.000Baca Selengkapnya…

Silahkan dishare :

RUTENG, FLORESPOS.net –  Kondisi harga beras di Pasar Inpres Ruteng, Manggarai, NTT, masih bertahan pada angka Rp 15.000 per kilogram. Belum ada tanda-tanda akan turun seperti diharapkan publik. Harga beras seperti terpantau wartawan, Rabu (15/3/2023) pagi, masih pada kisaran Rp 15.000 dan Rp 14.000/kg. Harga seperti itu sudah bertahan sejakBaca Selengkapnya…

Silahkan dishare :

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Ketersediaan beras di masyarakat /petani sepertinya kian langka, tidak terkecuali di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini memicu harga pangan satu itu naik tajam di Mabar, termasuk di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo belakangan, seperti dilansir media ini sebelumnya. EfekBaca Selengkapnya…

Silahkan dishare :

RUTENG, FLORESPOS.net –  Gejolak harga beras dipastikan sulit diprediksi bila stok beras baik pada pemerintah cq. Perum Bulog maupun pada masyarakat tidak tersedia secara memadai. Fakta saat ini, harga beras di Pasar Inpres Ruteng terus naik dan terbaru tembus Rp 15.000/kg. Pantauan wartawan yang mendatangi Pasar Inpres Ruteng, Jumat (14/2/2023)Baca Selengkapnya…

Silahkan dishare :

RUTENG, FLORESPOS.net –  Kondisi pangan jenis beras yang tersedia pada Perum Bulog Ruteng, NTT, sudah sangat menipis. Jumlahnya tinggal 17 ton lebih untuk kebutuhan publik Manggarai dan Manggarai Timur (Matim). Kepada wartawan di Ruteng, Jumat (24/2/2023), Kepala Perum Bulog Ruteng, Muthain Muhammadong mengatakan, kondisi riil beras pada Perum Bulog tidakBaca Selengkapnya…

Silahkan dishare :