ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende membagikan sekitar 3.000 lebih anakan cabai kepada Kelompok Tani dan Dasa Wisma di Ende, NTT.

Anakan cabai itu diserahkan oleh PJ Bupati Ende, Dr. Agustinus Ngasu kepada petani dan dasa wisma saat acara penyerahan simbolis di halaman kantor Bupati, Rabu (3/7/2024) siang.

Acara pembagian anakan cabai dihadiri oleh pimpinan OPD terkait, Camat, Lurah dan Penyuluh Pertanian di Ende.

Sebelum menyerahkan anakan cabai kepada petani, PJ Bupati Ende, Dr. Agustinus Ngasu didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean meninjau kebun mini milik Dinas Pertanian di kompleks kantor.

PJ Bupati Ende, Dr. Agustinus Ngasu mengatakan langkah ini adalah salah satu usaha pengendalian inflasi karena di musim tertentu harga cabai naik drastis di pasar.

PJ Bupati Ende menegaskan anakan cabai ini murni bantuan  dari pemerintah kepada masyarakat khususnya petani dan kelompok dasa wisma maka harus dikembangkan.

Dr. Gusti juga mengharapkan kepada camat dan lurah menginisiasi gerakan optimalisasi pekarangan rumah di wilayah masing- masing.

“Lanjutkan gerakan tanam cabai di pekarangan di wilayah masing- masing. Camat dan lurah mulai gerakan ini di wilayah masing- masing,” kata PJ Bupati Ende.

Plt Kepala Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean mengatakan selain pembagian anakan cabai, Dinas Pertanian juga akan melaksanakan demplot di lahan Dinas Pertanian dengan jenis tanaman Sawi, Kangkung, Cabai, Terong, Kacang panjang dan Paria. Saat ini sebagian lahan di Dinas Pertanian Ende sudah ditanami jagung pulut dan ubi nuabosi KW 1.

Terkait dengan gerakan tanam cabai, Gadir Dean mengatakan gerakan ini akan dilanjutkan di seluruh Kantor BPP di Kabupaten Ende dan setiap desa dibagikan bibit bukan benih.

Diketahui pada tahun 2023 lalu di Kabupaten Ende para petani menanam cabai rawit seluas 100,11 hektare yang tersebar di 19 Kecamatan dengan jumlah produksi sebanyak 1.386 kwintal.

Kegiatan pembagian anakan cabai tersebut adalah salah satu inovasi Dinas Pertanian Ende sebagai salah satu cara mengendalikan inflasi di sektor pertanian yaitu dengan gerakan tanam cabai di pekarangan (Gertam Caper). *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *