LARANTUKA, FLORESPOS.net-Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), boleh jadi kian meningkat.

Betapa tidak, hanya berselang waktu 27 menit saja, secara beruntun dua kali gunung api dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut ini meletus dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Selasa (25/6/2024) pagi menyebut, terjadi erupsi Gunung Loweotobi Laki-laki pukul 10.03 WITA dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dengan durasi kurang lebih 12 menit 55 detik,” tulis PVMBG Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Selasa (25/6/2024) pukul 10.30 WITA.

Masih dari laporan yang sama, hanya berselang waktu 27 menit kemudian, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada pukul 10.30 dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dengan durasi kurang lebih 3 menit 14 detik,” tulis PVMBG Pos PGA Lewotobi Laki-Laki, Selasa pukul 10.30 WITA.

Diselimuti Abu Vulkanik

Pantauan Florespos.net, selama tiga hari terakhir, wilayah Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura di Kabupaten Flores Timur diselimuti abu vulkanik tebal dan aroma belerang yang sangat menyengat.

Masyarakat di dua kecamatan itu nyaris tidak bisa melakukan aktivitas keseharian. Masyarakat lebih banyak berada di dalam rumah masing-masing. Tempat usaha seperti kios, toko dan warung lebih banyak tutup.

Sebagian masyarakat sudah menderita gangguan pernapasan. Ada masyarakat yang keluar rumah memakai masker, topi tutup kepala, kain dan selendang untuk menjaga agar tidak menghirup abu vulkanik dan bau belerang.

Tidak Ada Posko Siaga Bencana

Sudah hampir satu bulan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat ditandai dengan peningkatan status dari Level Waspada ke Level Siaga.

Namun berdasarkan pantauan, hingga Senin (24/6/2024), di lokasi bencana tepatnya di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, tidak ada posko siaga darurat bencana yang bangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Flores Timur untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi kebencanaan. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *