Oleh: Mariana Ultri Berenis

GURU merupakan sosok yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan  pengalaman yang mendalam pada suatu bidang atau disiplin ilmu tertentu.

Mereka bertanggung jawab mentransfer pengetahuan dan nilai-nilai kepada murid-muridnya, membimbing dalam belajar, dan membantu mereka mengembangkan potensi maksimalnya. Guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing, dan contoh teladan sebagai siswa.

Mereka membentuk karakter siswa dengan mengajarkan berbagai keterampilan dan mempersiapkan mereka untuk kehidupan di masyarakat. Mereka juga berperan sebagai penghubung antara siswa, orang tua, dan masyarakat.

Tugas guru tidak sederhana, karena bukan sekadar memberikan informasi dan sejumlah mata pelajaran di depan peserta didik. Tugas terberat guru, adalah membantu peserta didik mewujudkan impian-impian di masa depan.

Oleh sebab itu, peran guru tidak hanya sebagai pembimbing akademik, tetapi harus mampu membekali minset inovatif. Sehingga anak didik bisa selalu siap melakukan perubahan yang responsif di manapun dan kapanpun.

Disamping itu, hal yang tidak kala penting adalah keteladanan yang mengesankan sepanjang kehidupan. Guru yang hebat mampu menginspirasi siswa-siswinya.

Peran kita memang tidak sederhana, meliputi peran guru sebagai pengajar mata pelajaran sekaligus pendidik.materi atau pengetahuan tentang pelajarandapat dengan mudah didapatkan siswa melalui buku-buku bacaan.

Namun tidak semua bacaan mengandung nilai-nilai dan pesan moral penting yang dibutuhkan siswa untuk menaklukan tantangan di masa depan.

Nilai-nilai kebaikan dan pesan moral dapat kita sisipkan dalam setiap kegiatan belajar mengajar guna membentuk karakter siswa yang terpuji.

Misalnya, saat mengajar pelajaran matematika kita dapat menyisipkan nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, pantang menyerah dalam menyelesaikan masalah, dan lainya.

Dengan demikian, peran guru dalam proses pembelajaran tidak hanya berhenti pada memberikan deretan rumus atau hapalan saja.

Menjadi seorang guru merupakan pangilan untuk mendidik, menginspirasi, dan membimbing generasi mendatang.

Ini melibatkan dedikasi untuk menyampaikan pengetahuan dengan penuh kesabaran, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dan memberikan dorongan kepada setiap siswa untuk mencapai potensi maksimal mereka sebagai seseorang juga bertangung jawab untuk menjadi contoh yang baik dalam mengamalkan nilai-nilai moral dan etika yang positif.

Keberhasilan guru dalam melaksanakan tugasnya tergantung pada kemampuan dirinya sendiri. Guru tidak hanya terbatas pada ruangan kelas.akan tetapi mereka juga terlibat dalam kegiatan ekstrakulikuler, mengawasi perubahan sosial di lingkungan sekolah dan terlibat dalam inisiatif masyarakat.

Peran sosial guru di dunia pendidikan sangatlah beragam. Mereka tidak hanya bertindak sebagai fasilitator pembelajaran,tetapi juga sebagai pembimbing,motifator,dan contoh teladan bagi para siswa.

Guru memiliki tangungjawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inkusif,dan inspiratif.

Selain itu, mereka juga memainkan peran penting dalam membimbing siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, moral, dan intelektual  yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan.

Peran sosial guru di dunia pendidkan ini sangat penting untuk menciptakan generasi yang terdidik,berkualitas,dan siap menghadapi masa depan.

Guru memiliki tanggungjawab besar dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi,dan ,mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan mereka.

Dalam menjalankan peran sosial mereka, guru harus sadar tantangan akan tantangan yang dihadapi dalam lingkungan pendidikan saat ini.

Salah satu tantangan yang dihadapi guru adalah memciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan menarik bagi semua siswa.

Hal ini melibatkan memahami kebutuhsn dan gaya belajar yang beragam, serta menyediakan dukungan yang tepat bagi setiap siswa untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Selain itu tantanga lainnya, termasuk mengelola kelas dengan efektif, menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan indifidu dan tetap memotivasi siswa dalam proses pembelajaran.

Guru perlu memanfatkan alat alat teknologi yang ada untuk menciptak pengalaman pembelajaran yang menarik dan bermakna.

Dengan memanfaatkan sumber daya digital guru dapat menyedikan akses keinformasi yang luas, mendorong kolaborasi antara siswa, dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.

Selain itu keragaman siswa juga menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh guru siswa datang dari beragam latar belakang budaya agama, dan kecerdasan yang berbeda.

Guru perlu memahami berbagai aspek untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang sukses.

Ini termasuk pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan gaya belajar siswa yang beragam kemampuan untuk mengelola, kelas dengan efektif, adaptasi dengan kurikulum sesuai dengan kebutuhan indifidu, serta kemampuan untuk memotivasi siswa secara berkelanjutan.

Selain itu guru juga perlu memahami dinamika sosial dan emosional siswa serta memiliki keterampilan memberikan keterampilan yang tepat dan responsive terhadap kebutuhan indifidu mereka.

Keahlian komunikasi yang baik juga penting, baik dalam konteks indvidu maupun kelompok untuk memfasilitasi pembelajaran yang efektif.

Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan murid. Guru bertindak sebagai pendidik, pembimbing, dan motivator bagi murid.

Guru juga berperan dalam membantu murid untuk mengembangkan potensi mereka dan mempersiapkan mereka untuk masa depan sebagai pembimbing, guru membantu murid dalam mengebangkan pemahaman mereka tentang dunia dan membantu mereka dalam membuat keputusan yang tepat.

Sebagai motivator guru mendorong murid untuk mencapai potensi penuh mereka dan mendorong mereka untuk terus belajar dan berkembang.

Guru juga berperan dalam membantu murid dalam mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang mereka butuhkan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif.

Peran sosial guru di lingkungan masyarakat sangat penting dan beragama. Guru merupakan salah satu pilar pendidikan yang memiliki dampak yang signifikan pada individu, keluarga, dan masyrakat secara luas.

Guru bertanggungjawab untuk memberikan pendidikan dan pengajaran kepada siswa. Dengan memberikan pendidikan yang berkualitas guru membantu menciptakan masyarakat yang berpengetahuan dan terampil.

Guru berkontribusi secara positif dalam membentuk masyrakat yang berpendidkan, berbudaya, dan berkembang. Mereka memiliki tanggungjawab besar dalam membimbing siswa menjadi individu yang sukses dan berperan aktif dalam masyrakat.

Mereka tidak hanya mendidik generasi mudah,tetapi juga membentuk pandangan dan sikap mereka terhadap dunia.

Dengan mendorong pemikiran kritis, kreatifitas dan toleransi, guru dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang isu isu sosial,lingkungan dan kemanusiaan.

Guru juga dapat mengajarkan pentingnya keadilan kesetaraan dan kerja sama antar individu. Dengan demikian, guru juga berperan dalam mencetak generasi yang sadar sosial,yang mampu berkontribusi positif dalam membangung masyrakat yang lebih baik.

Peran sosial guru terhadap murid sangat penting dalam membentuk perkembangan dan kesejahteraan murid untuk bertanggungjawab untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada murid.

Mereka merancang dan menyampaikan materi pelajaran secara efektif, menfasilitasi proses belajar mengajar, dan mendorong murid untuk mengembangkan potensi peran sosial guru dalam pendidkan atau disebut juga dengan kompetensi pedagonki.

Kompetensi pedagonik adalah kemampuan seorang guru atau pendidik dalam hal memahami, merancang diskusi, melakukan pembelajaran, mengefakuasi pembelajaran dan mengembangkan pola pikir untuk mewujudkan potensi siswa ketika pembelajaran.

Guru harus professional dalam berperan sebagai pendidk atau sosial guru dalam dunia pendidikan. Perbuatan sosial ini juga termasuk dalam rana kompetensi sosial, yang mengacu pada bagaimana guru dapat berlaku sebagai pribadi yang menjadi kelompk sosial.

Oleh karena itu guru harus bijaksana dalam berinteraksi antara peran sosial dengan siswa dan guru yang lain. Kemampuan merupakan suatu hal yang menunjukan kapasitas individu atau seseorang di dalam pekerjaan yang dapat dilihat dari pikiran,kepribadian dan tingkah lakunya.

Kompetensi mengarah pada kemampuan untuk melakukan sesuatu yang didapat dari pendidikan. Mereka sebagai motivator, guru memiliki peran penting dalam menginspirasi dan mendorong murid untuk mencapain tujuan mereka.

Mereka memberikan dorongan pujian, dan dukungan emosional kepada murid serta membsntu mereka membangun rasa percaya diri dan motivasi dalam belajar.

Pendidik ialah semua warga masyrakat yang berperan atau bertugas untuk membimbing, mendidik, mengajar serta membantu dalam perkembang seseorang atau peserta didik dan juga mengarahkan pada tujuan pendidikan.

Kemudian pendidikan merupakan proses pembelajaran atau belajar mengajar yang meliputi dari bebrapa komponen penting untuk mencapai suatu tujuan dalam pembelajaran.

Pendidik dalam sistem dalam pebdidikan adalah guru. Menjadi guru yang profesional harus menguasai dan memahami hal hal yang berhubungan dengan pendidikan dan pengajaran serta berbagai ilmu pengetahuan lainnya.

Kemudian juga perlu dibimbing dan dikembangkan lewat pendidikan tertentu atau pendidikan prajabatan. Lembaga pendidkan merupakan suatu tempat atau wadah yang tujuanya untuk membina atau membimbing manusia, menujuh ke arah yang lebih baik pada hal-hal yang positif.

Pembentukan karakter peserta didik tidak terlepas dari mengenalkan dan menanamkan sopan santun sebagai bagian dari budaya kita.

Sopan santun sangat penting untuk diajarkan kepada siswa untuk diajarkan aagar siswa dapat menjaga sikap serta mengetahui mana yang benar dan salah.

Jika siswa melakukan hal yang kurnag pantas,sebaiknya kita tidak langsung menghakimi atau memberikan label kepada siswa tersebut.

Dekati, kemudian koreksi tindakanya dengan cara yang baik, mungkin tindakan tersebut kadang saja dilakukan. Terkadang siswa tanpa sengaja bertindak tak sopan karena belum tahu kaida sopan santun.

Sebagai guru, kita tidak hanya bertanggungjawab mengejar materi pembelajaran saja. Sudah sepatutnya kita menyadari, peran guru dalam proses pembelajaran juga mencakup sikap dan keterampilan sosial peserta didik.

Oleh sebab itu, peran guru dalam pembentukan karakter siswa amatalah penting. Sebenarnya kita tidak perlu melakukan sesuatu yang terlalu spektakuler untuk membentuk karakter siswa,yaitu guru pintar.

Kita hanya perlu memulainya dirinya sendiri karena guru berperan sebagai yang patut dicontoh agar siswa mendapatkan inspiransi niali-nilai positif seperti integritas, kerja keras, empati dan kejujuran.

Di Indonesia, meskipun terdapat berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, masih banyak tantangan yang diatasi.

Beberapa masalah yang dihadapi antara lain kurangnya fasilitas dan sumber daya, kurangnya motivasi dan keterampilan guru, serta ketidakmerataan akses keseluruh wilayah di Indonesia.

Salah satu hal yang perlu di perbaiki adalah kualitas pendidikan yang diberikan oleh guru. Karena guru merupakan kunci dalam menentukan kualitas pendidkan.

Oleh karena itu mereka harus memiliki motivasi yang tinggi untuk mngajar keterampilan yang memedai dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu,pemneritah perlu memberikan fasilitas dalam sumber daya yang memadai agar proses pembelajaran dapat belajar dengan baik.Kemudian,penting juga untuk memperbaiki kurikulum pendidikan.

Kurikulum harus dirancang agar dapat menghasilkan siswa yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tatangan masa depan.

Siswa harus diberikan kesempatan untuk  mengembangkan keterampilan sosial,kreativitas,dan kemampuan kritis.

Kurikulum juga harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,seperti misalnya memasukan teknologi informasi dan komunikasi kedalam kurikulum.

Selain itu akses pendidikan yang merata juga merupakan hal yang penting.pendidikan harus dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil atau miskin.

Pemerintah harus memberikan akses pendidikan yang memadai kepada seluruh masyarakat, termasuk dengan memberikan beasiswa bagi siwa yang kurang mampu.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, perlu adanya kerjasama antara pemerintah masyarakat, dan institusi pendidikan.

Pemerintah harus memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai,masyrakat harus aktif dalam mendukung pendidikan, dan institusi pendikan harus memberikan pendidikan yang berkualitas tinggi.

Dalam kesimpulanya pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan sebuah Negara. Oleh kaarena itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Kualitas pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing tinggi, yang akan menjadi tulang punggung pembangunan Negara di masa depan. *

Penulis: Mahasiswi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Manggarai, Flores-NTT

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *