BAJAWA, FLORESPOS.net-Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada Yohanes Don Bosco Ponong melaksanakan reses Persidangan I dalam rangka Pembahasan Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngada Tahun Anggaran 2023, Sabtu (27 /4/2024), di Nampe-Desa Wolomeze I, Kecamatan Riung Barat.

Bosko, demikian Ketua Fraksi disapa mengatakan, setiap tahun anggaran anggota DPRD melaksanakan tiga kali reses sesuai tiga kali masa persidangan, yakni Masa Persidangan I, Masa Persidangan II dan Masa Persidangan III.

Bosko memilih Nampe, Desa Wolomeze I, karena atas pertimbangan politis karena pada Pemilu 14 Februari lalu dirinya meraih suara signifikan di desa tersebut.

Anggota DPRD terpilih untuk periode kedua 2024-2029 ini menambahkan, reses seperti ini merupakan momen strategis seorang wakil rakyat mempertanggungjawabkan kinerjanya dihadapan konstituen dan merekam secara saksama terhadap setiap aspirasi yang berkembang agar bisa diartikulasikan dalam masa sidang berikut.

“Reses bisa dijadikan instrumen perencanaan politis seorang wakil rakyat agar bisa diperjuangkan dalam masa sidang yang akan datang,” katanya.

Sekretaris Desa Wolomeze I Bertolomeus Roga pada kesempatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anggota DPRD Ngada Dapil Ngada IV Kecamatan Riung dan Riung barat Yohanes Don Bosco Ponong yang sudah memilih desanya sebagai pelaksanaan kegiatan reses.

Dalam catatannya, selama Bosko Ponong menjadi Anggota DPRD periode pertama sudah empat kali melaksanakan Reses di Nampe-Desa Wolomeze I.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami karena bapak Bosko selalu datang Reses di Desa Wolomeze I dan rajin bertemu dengan konstituen yang ada di sini. Sehingga, dari hasil Reses juga sudah ada bukti perjuangan bapak seperti irigasi Sapa, bantuan rumah Ibadah dan aspirasi kelompok yakni mesin isap air,” katanya.

Ketua Stasi Nampe Paroki Maria Assumpta Maronggela Yosep Dima saat dialog menyampaikan kepada Bosko Ponong agar ke depan bisa memperhatikan rumah ibadah dan tembok penahan tanah di Kapela Stasi Nampe.

Fungsionaris Lembaga Pemangku Adat (LPA) Mkasisimus Sinduk berharap agar melalui Pikir bapak Bosko bisa memperhatikan penataan kampung adat di Nampe Desa Wolomeze I.

“Untuk TPT dan penataan kampung Adat sudah saya masukkan dalam Pokir di tahun 2025 nanti. Saya akan kawal pada perangkat daerah teknis,” kata Bosko merespon hal-hal itu.

Pantauan Florespos.net, hadir mendampingi kegiatan reses ini, Ketua DPD PAN Ngada Kristoforus Loko, pimpinan DPC Riung Barat Bernadus Rendo, Ranting PAN Desa Wolomeze I Hilarius Mingga, dan masyarakat setempat. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *