ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Djafar Achmad diakhir masa jabatan menerima kunjungan dari Dirjen Bimas Katolik, Kementerian Agama RI di Rumah Jabatan, Kamis (4/4/2024) siang.

Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama RI, Drs. Suparman, S.E, M.Si saat itu datang bersama sejumlah pejabat dari Kementrian Agama, Praktisi, Sebas Salang, Kemenag Ende, Niko Payon dan Kepala SMAK  Negeri St. Thomas Morus Ende.

Bupati Ende, Djafar Achmad usai usai menerima kunjungan itu mengatakan pertemuan singkat dengan Dirjen Bimas Katolik membahas tentang rencana Kementrian Agama menjadikan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri St Thomas Morus menjadi salah satu sekolah unggulan di Indonesia.

“Ada rencana dari Kementrian Agama RI menjadikan sekolah ini jadi sekolah unggulan tapi masih ada kendala,” kata Bupati Djafar.

Dikatakan Bupati Djafar, terkait rencana tersebut Pemkab Ende menyambut baik karena dari sekian sekolah yang bernaung dibawah Kementrian Agama yang ada di Indonesia SMAK Negeri Thomas Morus yang masuk dalam rencana itu.

“Kita sambut baik dan akan berkoordinasi untuk selesaikan masalah atau permintaan dari Kementrian Agama,” katanya.

Djafar mengatakan permasalahan yang disampaikan oleh Dirjen Bimas Katolik yaitu masalah Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di dekat kompleks sekolah.

Untuk pengembangan sekolah tersebut menjadi sekolah unggul maka RPH milik pemerintah itu harus dipindahkan.

Kata Djafar, RPH itu adalah aset pemerintah daerah maka bisa dipindahkan ke tempat lain.

“Itu aset kita maka bisa dipindahkan. Kita cari lahan baru dan pindahkan untuk dukung pengembangan SMAK Negeri Thomas Morus Ende,” kata Djafar.

Bupati mengatakan bahwa akan segera mengurusnya meskipun sudah di penghujung masa jabatan. Menurutnya ini adalah kado di akhir masa jabatannya di dunia pendidikan.

Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri St Thomas Morus adalah salah satu sekolah negeri berkarakter katolik yang bernaung di bawah Kementrian Agama RI.

Lembaga pendidikan ini hadir di Ende pada belasan tahun lalu beralamat di Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, NTT. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *