LABUAN BAJO, FLORESPOS.net  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan membangun job center di Labuan Bajo dalam waktu dekat.

Job center dimaksud terkait infomasi ketenagakerjaan. Informasi memberi layanan kemudahan bagi pencari kerja untuk mencari lowongan kerja, terpusat pada satu tempat, lengkap dengan syarat/kualifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja, yaitu pihak perusahan/ industri, entah hotel, toko, cafe dan lain-lain.

Kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (6/3/2024), Wakil Bupati (Wabup) Mabar Yulianus Weng, mengatakan Pemkab Mabar bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI) terkait pembangunan job center.

Diungkapkan, sehubungan dengan job center, Pemkab Mabar terlebih dahulu menyiapkan gedungnya. Tetapi besar kemungkinan awalnya akan menggunakan salah satu ruang di Kantor Bupati Mabar di Labuan Bajo.

“Soal ini kita koordinasi ke dalam dulu, dengan Sekda, Aset dan lain-lain. Biar pakai ruang yang kecil-kecil di Kantor Daerah ini (Kantor Bupati), ” kata Wabup Weng.

Dengan adanya job center, terang Wabup Weng yang eks Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu, orang amat mudah mencari informasi dunia pasar kerja, tak lagi cari-cari seperti dulu.

Di job center, katanya, pencari kerja tinggal menyerahkan lamaran kepada pemberi kerja, yaitu pihak perusahan/industri yang membutuhkan tenaga kerja sesuai syarat, kualifikasi. Di job center juga tertera lengkap kebutuhan tenaga di setiap perusahan/industri,  entah di hotel, toko dan lain-lain.

Hasil lamarannya juga tidak bertele-tele diperoleh pencari kerja, diterima atau ditolak mudah didapat pencari kerja setelah diwawancara pihak perusahan, pihak industri (pihak hotel, toko dan sebagainya). Yang tidak sesuai kualifikasi juga langsung pulang.

“Job center bagus sekali, membantu sekali. Tidak kaya dulu, pigi tidak jelas, bawah lamaran tidak jelas, tunggu- tunggu tidak jelas,” komentar Wabup Weng.

Dulu, sambung Wabup Weng, pencari kerja tenteng map lamaran datang dari satu perusahan/industri ke industri perusahan lainnya. Hasilnya serba tidak jelas. Jawaban pihak perusahan/industri hanya janji-janji tidak jelas; sabar, sabar, nanti kami panggil. Tunggu panggilan tapi tidak dipanggil-panggil juga, akhirnya tidak jelas.

Tetapi dengan ada job center semua jelas, pasti, efektif dan efisien waktu. Datang ke job center cek kebutuhan/ kualifikasi di setiap industri/perusahan. Kalau tidak ada kebutuhan/kualifika, pulang.

Kalau ada kebutuhan, sesuai kualifikasi, masukan lamaran dan siap diwawancara oleh perusahan/industri. Apabila lulus berarti siap kerja, tetapi jika tidak lulus pulang.

Masih Wabup Weng, terkait hal di atas, hari pertama acara Job Fair & Naker Fest, Selasa (5/3/2014), di Water Front/Marina Labuan Bajo, hingga jam sebelasan Wita, pencari kerja yang mendaftar 850 orang. Slot kerja yang dibuka sekitar 140 pada 21 perusahan yang beroperasi di Labuan Bajo Mabar. Dan seratusan tenaga kerja yang dibutuhkan itu di antaranya untuk hotel, toko, dan cafe.

“Mereka waktu itu langsung diwawancara. Kalau waktu tidak cukup di Marina mungkin wawancanya lanjut ke hotel atau toko yang membutuhkan mereka,” kata Wabup Weng.

Sebanyak 850 peserta itu, menurut Wabup Weng, tidak hanya dari Manggarai Barat. Tapi ada juga dari Manggarai dan Manggarai Timur serta Bajawa-Ngada.

Masih Wabup Weng, job center untuk umum, tetapi harapannya di awal ini utamakan lokal Manggarai Barat. *

Penulis:Andre Durung/Editor:Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *