BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Andreas Paru melantik dan mengambil sumpah Elisius Kletus Watungadha menjadi Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Ngada di aula Sekretariat Daerah (Setda), Senin (19/2/2024).

Elisius Kletus Watungadha atau biasa disapa El Watungadha sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pusat Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Catatan Sipil Kabupaten Ngada.

Bupati Andreas Paru dalam sambutannya mengatakan pejabat terlantik itu sebelumnya merupakan pejabat di lingkungan Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngada. Dimana sesuai regulasi, untuk melantiknya pada dinas lain harus menyampaikan ke Kementerian Dalam Negeri.

Namun sudah sekitar 1 bulan lebih surat yang dikirim belum ada jawaban sehingga ia mengambil keputusan tetap melantik untuk mengisi jabatan yang lowong. Sedangkan pejabat pengganti di Dukcapil segera diusulkan untuk diisi.

Kata Bupati Andreas, langkah yang dilakukan karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan termasuk dinas yang mengelola APBD cukup besar. Jabatan Kadis defenitif harus segera sehingga mempengaruhi percepatan-percepatan dan penyerapan anggaran yang tersebar pada sektor Pendidikan di seluruh Ngada.

Bupati Andreas mengharapkan, pejabat terlantik bekerja profesional dan dapat bekerja sama dengan komponen lainnya dalam dinasnya serta dinas lainnya.

“Selamat atas pelantikan ini atas kepercayaan ini. Ini merupakan kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah untuk pengembangan tugas di bidang pendidikan. Jangan ada ego sektoral,” pintanya.

Bupati Andreas lebih lanjut mengatana, pendidikan dan kesehatan, kata Bupati Andreas, merupakan sektor penting dan Pemerintah Kabupaten Ngada memberikan perhatian serius untuk dua sektor ini selain sektor lainnya.

Hal ini guna mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Ngada yakni mewujudkan masyarakat yang unggul, mandiri, berbudaya, berbasis pariwisata dan pertanian.

Kata Bupati Andreas, ini juga sejalan dengan kebijakan dan sasaran pemerintah di mana pada tahun 2045 menuju ke Indonesia emas dan pada saat itu diharapkan manusia Indonesia sudah berada pada tingkat keunggulan yang memadai sesuai kebutuhan dan sebagaimana yang disebut bonus demografi.

“Pendidikan sangat menentukan sehingga kualitas guru penting guna mengantar anak didik menuju Indonesia Emas. Profesional guru dengan menciptakan ekosistem kerja yang harmonis mulai dari pendidikan PAUD hingga pendidikan tinggi, menyelesaikan persoalan secara arif juga kekompakan dalam bekerja.”

Hadir saat pelantikan, Wakil Bupati Raymundus Bena, Sekretaris Daerah Ngada Theodisius Yosefus Nono serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Disaksikan Florespos.net, pendamping rohani pelantikan, yakni Pater Remigius Todang, OCD dan saksi awam Kepala Inspektorat Kabupaten Ngada Kornelis Tuba dan Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngada Ferdin Djawa Suri. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *