MBAY, FLORESPOS.net-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengantisipasi politik uang jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 5 TPS di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Nagekeo, Yohanes Emanuel Nane kepada Florespos.net, Selasa (20/2/2024) siang. Menurut dia, pihaknya akan meningkatkan pengawasan secara ketat.

“Demi mengantisipasi adanya politik uang di PSU, kami meningkatkan pengawasan partisipatif dengan melibatkan elemen masyarakat serta media,” katanya.

Menurutnya, dalam hal tersebut pihaknya akan melakukan patroli pengawasan bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Dia menambahkan, PSU itu akibat ditemukan adanya pemilih dari luar yang ikut memilih di TPS tanpa menyertakan formulir pindah memilih.

“Kami menemukan adanya pemilih dari luar yang ikut memilih di TPS tanpa menyertakan formulir pindah memilih,” ujarnya.

Terpisah Ketua KPUD Nagekeo Fransiskus Huber Waso, mengatakan pelaksana PSU dilaksanakan pada Sabtu (24/2/2024).

Dia mengatakan, yang akan PSU terdapat 5 TPS. Yakni TPS, 3,4,5 dan 9 dan TPS 20.

“Lima TPS itu tersebar di kecamatan Aesesa. Yakni empat TPS terdapat di kelurahan Lape, dan 1 TPS terdapat di kelurahan Danga,” katanya.

Dia menambahkan yang akan di PSU hanya empat surat suara, yakni DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, Presiden dan Wakil Presiden. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *