BORONG, FLORESPOS.net-Dua Puskesmas di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum bisa diresmikan karena belum selesai dikerjakan. Dua puskesmas itu, yakni Puskesmas Kisol dan Puskesmas Mok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), dr. Surip Tintin dikonfirmasi Florespos.net, Rabu (7/2/2024) menjelaskan, dua Puskesmas itu dibangun tahun anggaran 2023.

Hingga saat ini, progres pekerjaan pembangunan dua puskesmas tersebut belum mencapai 100 persen. Sehingga diberikan tambahan waktu hingga Februari 2024.

“Sudah selesai dan kontrak pelaksanaan. Sehingga diberi tambahan waktu hingga akhir Februari 2024. Kontraktor wajib membayar denda keterlambatan,” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan dua Puskesmas tersebut bersamaan dengan Puskesmas Lenang yang sudah selesai dan sudah diresmikan oleh Bupati Mangga Timur pada Januari 2024.

Menurut dia, tahun 2024 Manggarai Timur sendiri mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kegiatan pembangunan non fisik Rp 44, 736.937.000 dan fisik sebesar Rp 89.356.363.000 sehingga total Rp 134.093.300.000.

“Dana ini sangat besar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun 2024, tidak ada pembangunan Puskesmas Afirmasi, tetapi ada kegiatan rehab 14 bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu),” kata dr. Surip Tintin.

Dia menjelaskan, untuk pembangunan fisik yakni 7 gedung di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong di Lehong dan kegiatan rehab 14 bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu).

Sedangkan, DAK non fisik sebesar Rp 44 miliar lebih itu, untuk pembiayaan alat kesehatan (Alkes) pada Pustu dan RSUD Borong, serta sarana air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal, dan Solar cell) pada sejumlah Puskesmas.

“Kita berharap seluruh proses hingga pembangunan berjalan dengan lancar dan aman,” kata dr. Surip Tintin. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *