BAJAWA, FLORESPOS.net-Komunitas Adat Kampung Bomadha, Desa Wawowae, Kabupaten Ngada melaksanakan kegiatan permainan Gasing yang disebut Wela Maka dan permainan Balang yang dalam bahasa daerah setempat disebut Podho Leke.

Wela Maka merupakan permainan kaum laki-laki dan Podho Leke dimainkan oleh kaum perempuan.

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Wela Maka dan Podho Leke Kampung Bomadha, Bernadus Ga di sela-sela kegiatan kepada Florespos.net mengatakan kegiatan Wela Maka dan Podho Leke dimainkan menyongsong upacara Adat Reba Bomadha yang akan dilaksanakan tanggal 5 Februari 2024.

Agar lebih semangat kegiatan tersebut dikemas dalam sebuah perlombaan yang melibatkan beberapa kampung di sekitar Kampung Bomadha maupun di luar.

Bernadus menjelaskan, ada 20 tim yang ikut dalam kegiatan Wela Maka dan Podho Leke 6 Tim.

Utusan yang mengirimkan tim Wela Maka berasal dari Kampung Beiposo, Likowali, Warusoba, Butalo, Nua Mere , Boloji, Wolowio, Bo Bhalu, Naru, Bobou serta Kampung Bomadha sebagai tuan rumah.

Permainan Wela Maka dan Podho Leke sengaja dilakukan dengan melibatkan kaum muda bertujuan agar kaum muda dapat selalu terlibat dalam kegiatan budaya dan tidak melupakan adat budaya di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat.

Permainan Wela Maka dan Podho Leke merupakan dua permainan yang melekat dalam kehidupan leluhur sebelum pelaksanaan pesta adat Reba yang juga perlahan-lahan mulai ditinggalkan.

Permainan warisan leluhur jangan sampai hilang dan untuk merangsang para peserta yang terlibat dalam kegiatan ini diberikan rangsangan lewat hadiah yang disiapkan oleh panitia juga oleh pemilik kampung atau Mori Nua.

Permainan Wela Maka dan Podho Leke dimainkan seminggu hingga sehari sebelum Adat Reba.

Kampung Bomadha ditambahkannya terdiri dari 6 Suku dimana pemilik kampung yang disebut Dhoro Bo Tuka Boa yaitu Almarhum Bapak Domi Doy Resa yang dimakamkan di tengah kampung Bomadha yang juga disebut Mori Nua atau tuan kampung.

Hadir pula pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Wilfridus Watu, segenap fungsionaris adat Kampung Bomadha, Keluarga Besar Almarhum Bapak Domi Doy Resa, Kepala Desa Wawowae Leonardus Seso, Kepala Desa Beiwali dan ribuan masyarakat yang mengikuti dan menyaksikan acara tersebut.

Kepala Desa Wawowae, Leonardus Seso pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya berbangga kepada Komunitas Adat Kampung Bomadha yang sukses melaksanakan kegiatan permainan adat tersebut.

Dirinya juga berbangga akan penataan kampung yang bagus diikuti dengan kebersihan Kampung Bomadha dan juga berharap kegiatan Wela Maka dan Podho Leke rutin setiap tahun menyongsong upacara adat Reba.*

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *