RUTENG, FLORESPOS.net-Dalam surat gembala Natal 2023, Uskup Diosis Ruteng, Mgr. Sipri Hormat juga menyentil soal tahun politik 2023/2024.

Uskup Sipri tegas mengingatkan bahwa politik identitas dan politik uang bukan merupakan pilihan perjuangan umat Kristiani.

Dalam salah satu poin surat gembala Natal 2023 yang kopiannya diterima Florespos.net, di Ruteng, Kamis (14/12/2023), Uskup Sipri membahas khusus tentang tahun politik.

Uskup Sipri mengatakan, Natal tahun ini bertepatan dengan persiapan Pemilu 2024 untuk memilih pemimpin negara, daerah, dan wakil rakyat.

“Saya ingatkan lagi kita semua seperti kata para Uskup dalam sidang KWI agar kita bijak dan dewasa dalam menyikapi politik Identitas dan menyebarkan benih kebencian untuk meraih kemenangan,” katanya.

Umat kristiani perlu menjunjung tinggi etika politik dan mengutamakan bangsa di atas kepentingan pribadi, keluarga, dan kelompok.

Karena itu, politik identitas dan politik uang bukan menjadi pilihan perjuangan umat kristiani.

Menolak juga politik kekuasaan yang menghalalkan segala cara, termasuk mengorbankan rakyat dalam meraih kemenangan.

Uskup Sipri mengajak umatnya untuk menggunakan hak pilihnya secara baik dengan memilih pemimpin yang melayani kesejahteraan umum.

Lalu, memperjuangkan hak asasi manusia dan pelestarian alam serta merawat empat pilar kebangsaan.

Hal-hal ini harus menjadi dasar memilih. Untuk itu, umat tidak boleh terkecoh dengan pencitraan dan gimik di media sosial dan di depan publik.

“Kita harus lihat betul bukti dalam rekam jejak para calon pemimpin itu,” katanya.

Menurut Romo Manfred Habur Pr, Uskup Sipri tegas menentang segala bentuk kesewenangan dan rekayasa yang melanggengkan nepotisme, kolusi, dan korupsi.

“Mari kita menyongsong dan melaksanakan pesta demokrasi tahun depan dalam suasana gembira dan dalam semangat persaudaraan,”katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *