ENDE, FLORESPOS.net – Warga Kabupaten Ende, Provinsi NTT pada tahun 2022 lalu bergembira dan mendapatkan kehormatan dikunjungi oleh orang nomor 1 di negara ini.

Presiden RI, Joko Widodo didampingi ibu negara memimpin upacara Hari Lahir (Harla) Pancasila, 1 Juni 2022 di lapangan Pancasila,  Kota Ende.

Presiden dan ibu negara bersama pejabat tinggi negara menginap dua malam di Kota Ende, kota rahim pancasila. Kota Ende mendadak menjadi perhatian dunia karena dalam sejarah upacara kenegaraan hari lahir Pancasila yang semestinya dilaksanakan di istana negara dipindahkan ke kota Kabupaten Ende.

Kehadiran presiden memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 secara nasional di Ende tentu tidak gampang. Hal ini bisa  karena perjuangan dan lobi – lobi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten.

Setelah sukses mengundang presiden RI, Jokowi pada tahun lalu, Bupati Ende, Djafar Achmad kini  kembali melakukan lobi ke Jakarta agar upacara Harla 1 Juni 2023 di Ende akan dipimpin oleh Wakil Presiden RI, K.H Ma’ruf Amin.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Ende, Djafar Achmad saat tatap muka dengan masyarakat kompleks lorong Madamar, Kelurahan Kotaraja, Kecamatan Ende Utara, Kamis (16/2/2023) lalu.

Bupati Djafar menceritakan kepada masyarakat tentang perjuangan dan lobi dari pemerintah daerah sehingga presiden ke Ende dan dampaknya kini.

Bupati Djafar mengatakan Kedatangan presiden RI ke Ende pada 1 Juni 2022 lalu adalah sejarah bagi Ende karena upacara kenegaraan dipindahkan ke kota kabupaten dan presiden RI juga menginap dua malam di Ende.

Pasca kunjungan presiden Jokowi, saat ini hubungan daerah ( Ende) dengan pusat atau Jakarta sangat baik.  Bupati mengakui saat berada di Jakarta dan melakukan lobi ke Kementrian mendapatkan kemudahan akses.

“Saya kemanapun menteri dan Dirjen tau, maka ini satu kemudahan bagi kita untuk membangun komunikasi mendapatkan anggaran ke Ende,” katanya.

Bupati Djafar juga mengatakan saat rakernas yang dihadiri gubernur dan bupati di seluruh Indonesia, presiden Jokowi kembali memberikan sinyal untuk Bupati Ende ke istana negara berbicara tentang Ende.

“Setelah itu dua hari kemudian saat rapat dengan menteri PUPR RI, saya mendapatkan informasi bahwa pak presiden sudah memerintahkan kepada Kementrian PUPR agar perhatikan infrastruktur di Ende. Semoga ini bisa direalisasikan,  kita bangun jalan dan infrastruktur lainnya yang belum tuntas dibangun,” kata Bupati Djafar.

Bupati Djafar kembali menegaskan saat ini hubungan dan akses Ende dengan Jakarta sangat baik. Oleh karena itu sebelum mengakhiri masa jabatan, kata Djafar, dirinya akan berjuang dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar wakil presiden RI, K.H Ma’ruf Amin memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 di Ende.

“Sekarang hubungan kita lagi bagus maka sebelum akhiri jabatan saya akan mengundang Wapres ke Ende. Hari senin saya ke Jakarta untuk lapor diri dan menyampaikan maksud ini. Semoga terwujud sehingga menjadi lengkap, Ende dikunjungi presiden dan wakil presiden,” katanya.

Pada kesempatan dialog, beberapa warga melontarkan pertanyaan kepadanya terkait kembali maju pada pilkada tahun 2024. Bupati Djafar menjawab singkat jika masyarakat minta untuk maju maka dirinya bersedia untuk maju.

“Saya lagi enjoy membangun hubungan dengan Jakarta dan saya juga ingin ini berlanjut. Soal pilkada, jika masyarakat mau saya maju lagi maka saya akan maju lagi. Saya tidak mau maju jika tidak didukung oleh masyarakat,” katanya.*

Penulis:Willy  Aran/Editor:Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *