BAJAWA, FLORESPOS.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama di kantor tersebut, Jumat (6/1/2023).

Perayaan Nataru bersama itu, selain diikuti para pegawai pada DLH sebagian besar, dihadiri pula petugas kebersihan Kota Bajawa.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Ngada Andreas Paru, Wakil Bupati Raymundus Bena, Asisten II Setda Ngada, Chris Haning, Kepala Dinas Sintap, Johanes Gae, Kepala Dinas dan Sekretaris DLH Ngada, Seli Siwe Djawa dan Yosep Bhara.

Bupati Ngada, Andreas Paru mengatakan keindahan Kota Bajawa tidak terlepas dari peran para duta kebersihan yang sering disebut petugas sampah.

Dikatakannya, 70 petugas kebersihan Kota Bajawa yang dilibatkan dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun mempunyai makna penting dalam memulai Karya di tahun 2023.

Kegiatan ini juga merupakan sebuah refleksi perjalanan tugas yang dilakukan oleh petugas kebersihan selama ini.

Selama setahun petugas sampah mengambil bagian dalam kebersihan di Kota Bajawa pada titik masing-masing sehingga melalui kegiatan ini juga dapat saling membagi pengalaman sehingga dapat dievaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya.

Dalam pendekatan pembangunan Kabupaten Ngada selama 5 tahun ke depan walaupun keduanya hanya bertugas 4 tahun sebetulnya konsep pembangunan berdasarkan potensi dalam bingkai Tante Nella Paris yaitu pendekatan potensi wilayah yakni pertanian, peternakan, nelayan dan pariwisata.

Kota Bajawa menjadi perhatian utama yang perlu diperhatikan, sehingga bagaimana kota Bajawa dapat menjadi indah. Salah satu hal yang penting adalah kebersihan Kota Bajawa itu sendiri.

Peran petugas kebersihan sangat diharapkan dalam upaya kebersihan Kota Bajawa di samping peran masyarakat itu sendiri.

Diungkapkannya bahwa kerja-kerja ke depan makin berat di mana menjadi masalah ketika pekerjaan makin banyak berat justru uang makin kurang dan itu bukan hanya di Kabupaten Ngada.

Pemerintah Kabupaten Ngada masih membutuhkan tenaga kebersihan walaupun terjadi penurunan upah yang diberikan, namun pemerintah akan menyesuaikan lagi dengan waktu kerja masing-masing tenaga kontrak termasuk petugas kebersihan.

Bupati Andreas mengatakan, untuk 70 orang petugas kebersihan, dirinya bersama Wakil Bupati akan menambah 10 kg beras setiap bulannya. Mekanisme kerja terutama tentang waktu kerja akan diatur oleh Kepala Dinas.

Sementara itu Kepala DLH Ngada, Siwe Djawa Selestinus mengatakan, tema yang diambil dalam kegiatan Natal dan tahun baru bersama tersebut adalah “Maka pulanglah mereka ke negerinya sendiri melalui jalan lain” yang dikutip dari Injil Mateus 2- 12.

Pemilihan tema perayaan ini berangkat dari refleksi keluarga besar DLH selama perjalanan pengabdian di tahun 2022.

Banyak tantangan, hambatan maupun kendala yang dialami baik secara pribadi maupun kolektif.

Kegiatan ini sebagai momen refleksi terhadap kerja kerja yang dilakukan di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup.

Pihaknya membangun komitmen untuk bekerja lebih keras, bekerja cerdas dan kerja nyata untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan wakil bupati yang menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup.

Mengutip pesan Paus Fransiskus bahwa Natal adalah sebuah refleksi untuk dilahirkan kembali bagi sebuah perjuangan hidup dikatakannya bahwa makna Natal itu juga harus dialami oleh keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngada. *

Penulis : Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *