LARANTUKA, FLORESPOS.net-Inovasi “Lapor Pak Lurah” dari Kelurahan Balela kategori Perangkat Daerah dan inovasi “Revolusi Home Industry” kategori LSM dan Masyarakat oleh Rahman Tukan Hanafi meraih terbaik pertama Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kabupaten Flores Timur.

Inovasi “Lapor Pak Lurah” dan inovasi “Revolusi Home Indutry” meraih terbaik pertama setelah Tim Penilai menguji masing-masing kategori melalui presentase proposal usulan, pendalaman melalui wawancara dan melakukan uji petik langsung di lapangan.

Adapun data lengkap nominasi inovasi yang meraih terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga untuk masing-masing kategori pada Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flotim tahun 2022.

Inovasi Kategori Perangkat Daerah, yakni Terbaik Pertama adalah “Lapor Pak Lurah” dari Kelurahan Balela, Terbaik Kedua adalah “Komunitas Masyarakat Peduli Anak Stunting/Kompas” dari Kecamatan Wulanggitang dan Terbaik Ketiga adalah “Tite Solsel” dari Puskemas Kelike, Kecamatan Solor Selatan.

Inovasi Kategori LGO dan Masyarakat, yakni Terbaik Pertama adalah “Revolusi Home Industry-Pengolahan Minyak Goreng Kelapa dan Mengubah Limbahnya Menjadi Pakan Ternak” dari Rahman Tukan Hanafi asal Desa Wewit.

Selanjutnya, Terbaik Kedua adalah “Kopi Leworook; Dari Kebanggaan Histroris Menunju Kekuatan Ekonomi” dari Yosef Lawe Ojan asal Desa Leraboleng dan Terbaik Ketiga adalah “Manajemen Zero Breadown Motorcycle untuk Pelayanan Kesehatan di Pedesaan (Ambulance Motor)” dari Wilibrodus Bala.

Selain memilih dan menetapkan inovasi terbaik berdasarkan masing-masing kategori itu, Tim Penilai juga memilih satu peserta/nominasi lomba sebagai peserta terkreatif.

Untuk peserta terkreatif tersebut jatuh pada “Kegiatan Literasi di Alam Terbuka sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa SMPN 1 Lewolema dalam Menulis dan Mencintai Lingkungan” dengan pengusul Maksimus Masan Kia nasal SMPN 1 Lewolema.

Penyerahan Penghargaan

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Kabid Litbang) pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Flotim, Leony Deran Ola, SE., kepada Florespos.net, Sabtu (17/12/2022), mengatakan, segera mengirim hasil lomba inovasi itu ke masing-masing peserta/pengusul inovasi.

Menurut Leony, penyerahan penghargaan dan uang pembinaan bagi inovasi terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga untuk masing-masing kategori dilaksanakan bersamaan apel Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Flotim dan Provinsi NTT pada Selasa, 20 Desember 2022, di halaman Kantor Bupati Flotim.

Dilaksanakan Lagi Tahun Depan

Sementara Kepala BP4D Kabupaten Flotim, Apolonia Corebima, SE., M.Si, mengatakan pemilihan dan penetapan terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flotim dari masing-masing kategori melalui surat keputusan dalam hal ini Penjabat Bupati.

Nia Corebima mengatakan, seluruh peserta yang mengikuti lomba akan mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui BP4D Flotim sebagai penyelenggara.

Untuk inovasi terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga pada masing-masing kategori akan mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan, serta akan diikutkan pada lomba inovasi daerah tingkat selanjutnya.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta/nominasi yang telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah tahun 2022 ini. Terima kasih kepada Tim Penilai,” katanya.

Nia Corebima mengatakan, perlombaan Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flotim tersebut akan dilaksanakan lagi pada tahun 2023.

“Harapan kami, tahun depan dan selanjutnya semakin banyak yang berinovasi dan mengikuti lomba ini,” katanya.

Sekilas Inovasi Terbaik Pertama

“Lapor Pak Lurah” adalah sebuah inovasi yang dihadirkan Lurah Balela, Kecamatan Larantuka bersama aparatnya. Inovasi ini memudahkan dan mendekatkan pelayanan pemerintahan bagi masyarakat setempat secara cepat.

Inovasi ini sangat senderhana dan mudah direplikasi karena menggunakan aplikasi WhatApps (WA) Auto Respon yang ada pada semua HP jenis android.

Melalui aplikasi WA ini masyarakat setempat dengan mudah mengecek persyaratan dan mendapat pelayanan administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akte Perkawinan, Surat Keterangan, dan lainnya.

Masyarakat juga bisa menyampaikan pengaduan dan dapat mengecek sekaligus membayar pajak PBB, pajak reklame dan tagihan air. Semuanya dilakukan hanya dari rumah.

Inovasi “Lapor Pak Lurah” sudah diterapkan di wilayah Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Dan diakses sebagian besar warga setempat.

Sementara inovasi “Revolusi Home Industry” dengan pengusul Rahman Tukan Hanafi lebih fokus pada pengolahan minyak goreng kelapa dan mengubah limbahnya menjadi pakan ternak.

Revolusi Home Industry dengan nama rumah produksi Sentra Home Industry Tho The Dore, ini juga mengola kelapa menjadi VCO, sabun, dan lain.

Bahkan, Sentra Home Industry Tho The Dore tengah persiapan memproduksi kecap dari kelapa. Sebagian produk minyak goreng kelapa dan lainnya sudah diekspor.

Inovasi ini telah merambah masuk melalui sosialisasi dan pelatihan-pelatihan. Orang muda dan masyarakat lainnya pada 10 desa di Kecamatan Adonara Tengah, setidaknya mampu produksi minyak goreng kelapa setengah jadi.*

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *