Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Demo ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD dr Hendrik Fernandez Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gerakan Anti Korupsi (Gertak), Rabu (30/11/2022), berlangsung damai, aman dan lancar.

Pantauan Florespos.net, Rabu (30/11/2022), ratusan Nakes mengenakan pakaian seragam perawat, dan alat pelindung diri (APD) Covid-19 berkumpul di halaman RSUD dr Hendrik Fernandez Larantuka.

Mereka membentangkan spanduk, dan meneriakan yel-yel desakan. Mereka berjalan kaki menuju Kantor Bupati Flotim. Lalu bergerak berjalan kaki menuju Kantor DPRD Flotim.

Di halaman depan Kantor Bupati Flotim dan DPRD Flotim, para Nakes dan Gertak membacakan pernyataan sikap dan berorasi.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka mendesak Pemda Flotim dibawah pimpinan Penjabat Bupati, Doris Alexander Rihi untuk segera membayar jasa pelayanan Covid-19 sebesar Rp 5,6 miliar yang menjadi hak Nakes.

Mereka mengultimatum, jika Pemda Flotim tidak membayar jasa pelayanan Covid-19 sampai tanggal 15 Desember 2022, demikian pernyataan sikapnya, maka akan melaporkan masalah tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menghentikan pengklaiman pasien di RSUD dr Hendrik Fernandez.

Selain itu, mereka juga mendesak Presiden Joko Widodo segera memerintahkan Menteri Kesehatan menyelesaikan persoalan jasa pelayanan Covid-19 di RSUD dr Hendrik Fernandez Larantuka.

Disaksikan Florespos.net, aksi dikawal ketat personil Polres Flotim, dan Sat.Pol PP.*

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *