Capaian Vaksin Baru 34,5%, Sikka Naik ke PPKM Level III
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 21 Okt 2021, 07:40:11 WIB Nusa Bunga
Capaian Vaksin Baru 34,5%, Sikka Naik ke  PPKM Level III

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosephina Francis, MPH.


Maumere, Florespos.net - Kabupaten Sikka bersama bersama belasan kabupaten lainnya di Provinsi NTT dinaikkan statusnya dari PPKM level II ke PPKM level III menyusul capaian vaksinasi  Covid-19 dosis 1 terhadap warganya masih berada di bawah 40%.

Sikka sendiri hingga Sabtu 16 Oktober 2021 lalu, jumlah warga yang sudah divaksin baru mencapai 34,5%.

Peningkatan status ke  PPKM level III ini  memang bila dilihat dari penurunan kasus sangat tidak klop. Karena data menunjukkan bahwa tren kasus covid-19 di Kabupaten Sikka hingga posisi Selasa (19/10/2021) hanya tersisa 3 orang kasus aktif.

Baca Lainnya :

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Clara Yosephina Francis, MPH yang juga Jubir Covid-19 Bidang Kesehatan menjelaskan alasan mengapa Kabupaten Sikka dan belasan kabupaten lainnya di NTT, yang meskipun dilihat dari tren kasus menurun, namun status PPKM dinaikkan karena salah satu indikator penentuan level  PPKM adalah vaksinasi  di mana kurang dari 40% levelnya dinaikkan 1 tingkat (level).

“Sikka masuk ke level III kembali karena salah satu indikator penentuan level  PPKM adalah vaksinasi  di mana kurang dari 40% levelnya dinaikkan 1 tingkat (level).Capaian vaksinasi Sikka masih 34,5% per tanggal 16 Oktober  2021,” kata Dokter Clara yang dihubungi media ini, Rabu (20/10/2021).

Sementara bila dilihat dari tren kasus, lanjut Dokter Clara, kasus Covid-19 di Sikka cenderung menurun.

“Kasus kita menurun, Bed Occupancy Rate (BOR) nol% untuk tiga RS dalam 1 minggu ini, dan per tanggal 19 Oktober 2021 kasus aktif  hanya 3 orang,” katanya.

Ada 5 Kabupaten di PPKM Level II

Sementara Mendagri RI melalui Instruksi Mendagri  Nomor 54 Tahun 2021 tentang  Pemberlakukan Pembatasan  Kegiatan Kemasyarakatan (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Instruksi ini untuk Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Diterangkan, bahwa penetapan level wilayah sebagaimana dimaksud berpedoman pada Indikator penyesuaian upaya  kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan dan ditambahkan dengan indikator  capaian  total vaksinasi dosis 1 (satu)  di mana  level PPKM  kabupaten/kota dinaikkan 1 (satu) level apabila  capaian  toal vaksinasi  dosis 1 (satu)  kurang dari 40%.

Berdasarkan ketentuan ini maka di Provinsi NTT, hanya ada lima kabupaten yang pencapaian vaksinasi dosis 1 di atas 40% atau PPKM Level II, yakni Kabupaten Kupang,  Kabupaten Belu,  Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Manggarai Barat,  dan Kota Kupang.

Sementara belasan kabupaten lainnya yakni Sikka, TTU, TTS,  Alor, Flores Timur,  Ende, Ngada, Manggarai, Sumba Timur, Lembata, Rote Ndao,  Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya,  Manggarai Timur, Sabu Raijua, dan Malaka capaian vaksinasi dosis 1 masih di bawah 40% atau masuk ke PPKM Level III. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.