Calon Kades Meninggal, Pilkades Wolotelu Ditunda
Penulis Arto Togo/ Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 17 Nov 2021, 20:08:31 WIB Desa Kita
Calon Kades Meninggal, Pilkades Wolotelu Ditunda

Kapolres Nagekeo AKBP Hendrik Fai sedang memantau di lokasi TPS desa Waikokak, Kecamatan Aesesa, Rabu (17/11/2021).


Mbay, Florespos.net-Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT.

Menurut AKBP Hendrik, pelaksanaan Pilkades di 30 desa pada 6 kecamatan di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, berlangsung cukup kondusif. Proses pemilihan hingga penghitungan pada sejumlah desa yang dianggap rawan konflik, ternyata berjalan lancar dan aman.

"Tentunya kesuksesan pelaksanaan Pilkades ini adalah wujud kesadaran masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat, juga berkat peran personil pengamanan yang melakukan berbagai upaya premtif dan preventif," ujar Kapolres Nagekeo AKBP Hendrik yang di hubungi Florespos.net, melalui telepon genggamnya, Rabu (17/11/2021) malam.

Baca Lainnya :

AKBP Hendrik juga mengapresiasi pelaksanaan pemilihan kades serentak ini yang dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Menurutnya, melaksanakan prosesi Pilkades yang aman ditambah dengan penerapan prokes ketat merupakan tantangan tersendiri. Maka dari itu Kapolres Nagekeo menyatakan salut atas pelaksanaan Pilkades serentak di Nagekeo yang tak hanya sukses dalam pelaksanaan, tapi juga ketat penerapan prokesnya.

"Semoga para kepala desa terpilih adalah yang terbaik bagi desanya. Bisa memimpin dengan adil dan amanah serta menjadi motor bagi warga untuk ikut membangun desa ke arah yang lebih baik," harap AKBP Hendrik.

Pelaksanaan Pilkades yang lancar menurut AKBP Hendrik merupakan hasil dari kerja keras panitia serta pemerintah daerah, juga kesigapan tenaga pengamanan yang terlibat.

Kapolres Nagekeo berharap, keberhasilan Pilkades serentak di 30 Desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain.

"Penyebaran covid sudah mulai melandai, harapannya pengumpulan massa melalui Pilkades tidak menciptakan klaster baru penyebaran covid-19. Maka dari itu prokes harus tetap dijaga,” tegasnya.

Satu Calon Meninggal, Pilkades di Desa Wolotelu Tunda

Ditanya Florespos.net, berdasarkan data di Kabupaten Nagekeo ada 31 Desa yang telah selesaikan pemilihan 30 desa, Sementara satu desa ditunda dan baru di laksanakan hari ini.

AKBP Hendrik mengatakan bahwa Pilkades serentak di Kabupaten Nagekeo seharusnya ada 31 Desa yang serentak adakan pilkades hari ini. Akan tetapi ada satu desa di Kecamatan Mauponggo yakni Desa Wolotelu tidak laksanakan pilkades hari ini. Alasan karena ada kematian di wilayah itu.

Dikatakan berdasarkan laporan Panitia di wilayah itu, Pilkades di desa itu baru di laksanakan besok Kamis (18/11/2021).

Terpisah Kepala Dinas PMD, P3A, Kabupaten Nagekeo, Sales Ujang Dekrasano, kepada Florespos.net, yang dihubungi melalui pesan Whatsapp, Rabu malam membenarkan hal itu.

Dia mengatakan Desa wolotelu, Kecamatan Mauponggo panitia Kades dan ketua BPD meminta menggeser hari pemilihan ke hari Kamis (18/11/2021) karna 1 satu calon kades meninggal dunia Senin malam dan dikuburkan pada hari ini Rabu (17/11) bertepatan dengan Pilkades.

"Pemerintahan desa meminta kepada bupati melalui surat resmi untuk menunda pelaksanaan dengan alasan penghormatan terhadap calon kades yang meninggal. Partisipasi pasti akan berkurang dalam Pilkades karena bertepatan dengan hari penguburan. Lokasi juga berdekatan dengan TPS," ujarnya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.