Bentuk Desa Tangguh Bencana, Ini Harapan Wabup Jaghur
Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 22 Okt 2021, 14:35:51 WIB Nusa Bunga
Bentuk Desa Tangguh Bencana, Ini Harapan Wabup Jaghur

Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus (tengah).


Borong, Florespos.net - Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTT yang rawan bencana alam. Oleh karena itu pembentukan desa tangguh bencana sangat penting untuk mencegah mitigasi termasuk di Desa Goreng Meni

Demikian disampaikan Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus, Jumat (22/10/2021) ketika membuka kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Goreng Meni Utara, Kabupaten Manggarai Timur.  

Wabup Jaghur mengatakan, kondisi alam Manggarai Timur sangat penting rentan dengan bencana alam, apalagi Desa Goreng Meni Utara pernah mengalami kasus tanah longsor yang menyebabkan korban meninggal.

Baca Lainnya :

Dia mengatakan, kasus tanah longsor harapan menjauh dan tidak boleh ada lagi  bencana," kita berdoa supaya tidak ada lagi bencana di Desa Goreng Meni Utara" katanya.

Wabup Jaghur mengatakan, keberadaan  kampung umum di Manggarai Timur berada di Lereng Gunung, bukit, dan lembah. Keberadaan kampung tersebut sangat mudah terkena tanah longsor. Kita tentu tidak bisa menyalakan siapa termasuk orang tua kita yang membentuk kampung awal namun bagi generasi penerus untuk bersama menjaga alam dengan lebih banyak  menanam pohon.

Dia juga mengimbau kepada kader Destana bisa menyiapkan diri dan membagi ilmu yang dimiliki kepada masyarakat lainnya. Sehingga masyarakat bisa menganalisa dan mengantisipasi bencana bencana yang mungkin terjadi.

“Harapan pelatihan  kader yang mampu mengkaji, menganalisis, mengurangi risiko-risiko," imbuhnya.

Sementara itu Kepala BPBD, Petrus Sudin dalam laporan mengatakan karakteristik alam dan sosial yang cukup rentan menyebabkan desa Goreng Meni Utara menjadi wilayah yang rawan bencana seperti gempa bumi, kebakaran, tanah longsor, angin puting beliung, serta kekeringan. 

Pembentukan Destana bertujuan meningkatkan kemampuan desa dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, melalui penyadaran masyarakat, dan peningkatan kampung dalam menghadapi ancaman bencana. Dalam proses tersebut, semua komponen didalam desa dilibatkan, termasuk kelompok beresiko atau rentan.

Destana yang akan dibentuk adalah Destana madya yang mengambil dari lima segi komponen indikator yakni, penyusunan rencana kegiatan, penguatan forum desa untuk pengurangan resiko bencana dan pembangunan, penyusunan kajian dan peta risiko bencana, rencana aksi komunitas, serta sosialisasi peta resiko bencana dan jalur evakuasi.

Sementara itu Kepala Desa Goreng Meni Utara Robertus Suman menyampaikan terima kasih kepada BPBD yang memiliki desanya untuk mengelar pelatihan. Harapan tim yang sudah dibentuk nanti bisa bekerja dalam keadaan darurat . *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.