WAIBLAMA, FLORESPOS.net-Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia memberikan pelatihan Pengolahan Pangan Lokal menjadi Produk Masa Kini bagi Anggota Kelompok Petani Hutan Kemasyarakatan (KPHKM) Buli Uher di berlokasi di Rumah Bapak Frans Warga Dusun Uruledu, Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Senin (24/7/2023).
Pantauan media, hadir juga dalam kegiatan tersebut para anggota Kelompok Petani Buli Uher, pemerintah desa, Koordinator Program FPV Kabupaten Sikka, pendamping HKM Desa Tanarawa dan Desa Tuabao serta para mahasiswa peserta KKN.
Salah seorang narasumber dalam kegiatan ini Chantika Da Gomes, salah satu mahasiswa Unipa menjelaskan proses pengolahan tepung umbi-umbian menjadi bahan olahan pangan lokal sekaligus mempraktekan secara langsung didepan anggota KPHKM dan mahasiswa.
Cantika menjelaskan langkah-langkah atau teknik pengolahan pangan lokal berawal dari tahap persiapan bahan – bahan hingga proses pengolahan pangan lokal yang menjadi produk masa kini berupa mie, bakso ikan, dan perkedel ikan, hingga selesai dan langsung dikonsumsi bersama pada saat itu juga.
Koordinator kegiatan pelatihan/Pendamping KPHKM, Damianus Gobang, mengemukakan bahwa program pelatihan ini bertujuan, untuk membekali anggota KPHKM demi meningkatkan pengetahuan dan kreativitas atau keterampilan kewirausahaan yang memadai, dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal di Desa Ilinmedo dengan cara mengolah bahan baku lokal berupa tepung ubi jalar dan tepung ubi keladi untuk diolah menjadi pangan olahan seperti bakso ikan, mie, perkedel ikan, dll.
Tepung ubi jalar dan Tepung ubi keladi, lanjut Damianus, diproduksi langsung oleh anggota KPHKM sendiri dan semua tepung hasil produksi dari anggota KPHKM juga dijual ke masyarakat sehingga mengurangi pembelian tepung yang dijual di toko.
“Selama ini hasil panen Umbi-umbian begitu banyak hanya bisa dibakar, direbus dan digoreng sehingga ada yang terbuang percuma, sebaiknya umbi – umbian diolah dengan lebih kreatif yaitu menjadi tepung yang bisa dijadikan olahan pangan lokal,” kata Damianus.
Apresiasi
Koordinator Program Foresth Programe V (FPV) Kabupaten Sikka, Afonsus Hery, S.P menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unipa Indonesia yang telah meluangkan waktu telah meluangkan waktu untuk berbagi Ilmu dan pengetahuannya yang didapat dari kampus dan diterapkan kepada anggota KPHKM sehingga menambah pengetahuan anggota KPHKM dalam mengolah pangan lokal.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unipa yang telah meluangkan waktu untuk berbagi Ilmu dan pengetahuannya yang didapat dari kampus dan diterapkan kepada anggota KPHKM sehingga menambah pengetahuan anggota KPHKM dalam mengolah pangan lokal,” kata Alfonsus Hery.
Apresiasi yang sama disampaian para ibu anggota KPHKM di Desa Ilinmedo yang terlibat aktif bersama mahasiswa selama proses pengolahan pangan lokal dan turut menyukseskan kegiatan ini.
“Kegiatan pelatihan ini juga dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk saling berinteraksi dan belajar bersama – sama tentang berbagai cara mengolah tepung ubi jalar dan tepung ubi keladi menjadi hidangan yang lezat dan menarik,” kata Mama Maria salah seorang anggota KPHKM.*
Penulis: Natalia Wru, Mahasiswa KKN Unipa/Editor: Wall Abulat










