Polpres Manggarai Bekuk Pencuri Motor Asal Cibal
Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 05 Agu 2022, 10:58:33 WIB Nusa Bunga
     Polpres Manggarai Bekuk Pencuri Motor Asal Cibal

Terduga pencuri asal Kecamatan Cibal ketika tiba di Ruteng untuk diproses hukum.


Ruteng, Florespos.net - Setinggi-tinggi tupai melompat, akhirnya jatuh juga ke tanah persis dialami terduga pencuri asal Kecamatan Cibal, Manggarai yang membawa kabur curiannya ke Borong, Matim. Terduga pencuri akhirnya ditangkap polisi dan diproses hukum.

Kapolres AKBP Yoce Marten melalui Humas Ipda I Made Budiarsa di Ruteng, Jumat (5/8/2022) mengatakan, penangkapan terduga pencuri sepeda motor oleh tim Jatanras dipimpin Kasat Reskrim Iptu Alviandre Maliki, Kamis (4/8/2022) sore. Pria usia 20 tahun itu kemudian digelandang ke Polres Manggarai di Ruteng untuk menjalani proses hukum. 

"Terduga baru kemarin ditangkap polisi pasca dilaporkan adanya kehilangan sepeda motor, akhir bulan lalu. Terduga sempat kabur ke Borong untuk menghilang jejak," katanya.

Baca Lainnya :

Dikatakan, terduga pelaku YL (20) beralamat di Kampung Welu, Desa Welu, dan korbannya adalah Aloy Hobut dengan alamat Kampung Rangat juga Desa Welu, Kecamatan Cibal. Dalam kasus ini, korban pencurian mengalami kerugian Rp10 juta lebih. 

Menurutnya, ikut diamankan bersama terduga pelaku adalah barang bukti sepeda motor tipe Honda Beat,  buku  pemilik kendaraan bermotor (BPKB),  surat tanda nomor kendaraan(STNK), 1  kunci motor palsu dengan tulisan Q349, dan 1 kunci asli sepeda motor. 

Sesuai dengan hasil penyelidikan, demikian Humas Budiarsa, pencurian terjadi Kamis (28/7/2022) dini hari. Terduga mengambil sepeda motor yang diparkir di rumah korban dan membawa kaburnya dengan menghidupkan mesin  menggunakan kunci palsu yang telah disiapkan dari rumahnya. Korban tahu sepeda motornya hilang pagi hari. 

Korban pencurian, lanjut Humas Budiarsa, langsung melaporkan kasusnya ke Polres Manggarai di Ruteng. Polisi pun bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan dan membutuhkan waktu juga untuk menangkap terduga pelaku karena tidak berada di kampung halamannya. 

Sebelumnya, warga Kota Ruteng, Remi Jema mengatakan, banyaknya kasus pencurian membuat tidak nyaman warga dan sekarang tidak saja di kota, juga di desa seperti kejadian terbaru. Semua tidak nyaman dan resah dengan hal-hal seperti itu. 

"Pencurian selalu membuat tidak nyaman. Baiknya para pencuri yang diproses hukum harus dihukum berat agar jera," katanya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment