Warga Aimere Tewas Dianiaya Sahabat Sendiri
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 26 Apr 2021, 20:09:12 WIB Nusa Bunga
Warga Aimere Tewas Dianiaya Sahabat Sendiri

Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi,S.I.K.M.I.K.


Bajawa, Florespos.net – Warga Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Yeri Dima (45) meninggal dunia dengan luka menganga di bagian dada setelah ditebas dengan parang oleh pelaku, Beni Pole. Peristiwa penganiayaan berat yang menyebabkan Yeri meninggal dunia terjadi, Senin (26/4/2021).  

"Telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Aimere, Kabupaten Ngada," demikian Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi,S.I.K,M.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu I Ketut Rai Artika, SH kepada Florespos.net,  Senin (26/4/2021) malam.

Kasat Rai menjelaskan, peristiwa penganiayaan berat tersebut terjadi, Senin (26/4/2021) sekitar pukul 17.00 Wita di Kampung Sabu, Kelurahan Aimere, Kecamatan  Aimere, Kabupaten Ngada.

Baca Lainnya :

Peristiwa nahas tersebut melibatkan  pelaku Beni Pole, (45) dan korban Yeri Dima (45), warga RT 001, Dusun Sukamaju, Desa Aimere Timur,  Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

Iptu I Ketut Rai menyebutkan, kronologis kejadian penganiayaan tersebut terjadi setelah korban dan pelaku yang masih bersahabat tersebut mengikuti acara mendorong perahu milik Jemi Doko.

Acara dorong perahu dilakukan pada pukul 06.00 wita, Senin (26/4/2021) dari rumah  Jemi Doko menuju ke pantai yang berjarak sekitar 500 meter.

Kegiatan tolak perahu tersebut diikuti korban, pelaku dan sejumah warga kampung lainnya yang kini ikut menjadi  saksi, diantaranya Jemi Doko, Maksi Tuga, Roni Doko juga Kristian Dhidha yang semuanya merupakan teman dekat yang sering melaksanakan pekerjaan di masyarakat secara bersama.

Setelah perahu milik Jemi Doko  diantar ke pantai, pelaku, korban dan para saksi kembali ke rumah Jemi Doko untuk makan bersama sambil menum moke (miras lokal).

Korban, pelaku dan Roni Doko duduk bersama di tenda yang terbuat dari bambu di depan rumah  Jemi Doko, sementara para saksi yang lain membakar ikan yang jaraknya sekitar 2 meter.

Pelaku tersinggung dengan ucapan dan candaan korban Yeri Dima. Pelaku yang merasa tersinggung kembali ke rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter. Beberapa menit kemudian pelaku datang dengan membawa sebilah parang.

"Korban katakan "kau mau bunuh saya" sambil korban mengambil balok yang ada di sampingnya dalam posisi berdiri," jelas Iptu I Ketut Rai.

Korban memukul pelaku dengan menggunakan balok, namun pelaku menghindar dan pelaku mengayunkan parang mengenai dada korban. Akibatnya korban terjatuh dengan  luka menganga pada bagian dada.

Kemudian korban  dibawa ke Puskesmas Aimere oleh para saksi. Setelah dilakukan tindakan medis di  Puskesmas Aimere, pelaku dinyatakan meninggal dunia. 

Tersangka dikenakan pasal 351 ayat (3) tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan mati dengan ancaman hukuman  tujuh tahun penjara.

Pelaku telah diamankan di Polsek Aimere dan selanjutnya  akan diantar ke Polres Ngada.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 5 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment