Warga Keluhkan Limbah Pabrik Tahu Krakatau Dibuang ke Kali Wolowona
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 28 Sep 2021, 13:52:33 WIB Nusa Bunga
Warga  Keluhkan Limbah Pabrik Tahu Krakatau Dibuang ke Kali Wolowona

?urah Rewarangga Selatan, Nani Hadijah bersama warga saat bertemu asisten II Setda Ende, Derson Duka, Selasa (28/9/2021).


Ende, Florespos.net - Warga tiga RT di Kelurahan  Rewarangga Selatan, Kecamatan  Endè  Timur yang bermukim di bantaran kali Wolowona mulai merasakan  dampak  dari  pabrik  atau industri tahu tempe milik  Krakatau di Kelurahan Lokoboko. Warga mengeluhkan hal ini karena limbah olahan  dari industri itu dibuang ke kali Wolowona sementara air kali  itu dimanfaatkan warga untuk MCK. 

Keluhan tersebut disampaikan oleh warga bersama Lurah Rewarangga Selatan, Nani Hadijah  ke Asisten II Setda Ende, Derson  Duka, Selasa (28/9/2021). 

Ketua RT 13, Nuafua, Kelurahan Rewarangga Selatan, Agus Heryanto  mengatakan bahwa limbah industri  ini sudah lama dibuang oleh  perusahan  Krakatau ke kali Wolowona. Warga sudah menegur, bahkan sudah mengadukan masalah ini ke Dinas Lingkungan  Hidup ( DLH) dan pihak kepolisian namun belum ada solusi dan pihak Krakatau masih buang ke  kali.

Baca Lainnya :

"Kami sudah tegur  dan sudah datangi DLH Ende, pihak terkait bahkan ke polisi tetapi masih juga dilakukan," kata Agus.

Agus yang datang bersama Lurah Rewarangga Selatan dan dua orang ketua RT mengatakan bahwa  warga di sekitar bantaran kali merasakan dampaknya karena setiap hari menggunakan air untuk mandi dan cuci. Warga meminta agar pemerintah melalui instansi yang berwenang turun ke lokasi. 

"Seharusnya air limbah  itu mereka olah dulu dan dibuang ke kali itu sudah air bersih. Tetapi yang dilakukan sekarang itu langsung buang ke kali sehingga air kali jadi warna putih. Kami yang bermukim di sepanjang kali  setiap hari gunakan air dan sudah merasakan dampaknya," katanya.

Lurah  Rewarangga  Selatan, Nani Hadijah yang mendampingi warga mendatangi Asisten  II Setda Ende mengatakan,  pèmerintah kelurahan telah turun melihat kondisi lapangan. Pemerintah Kelurahan tetap memediasi warga agar menyelesaikan persoalan ini sesuai jalurnya. Saat pertemuan dengàn Asisten  II Setda Ende, Nani meminta agar pemerintah melalui instansi teknis terkait segera mengambil tindakan tegas karena air kali Wolowona  itu salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi warga.

"Kami sudah turun lihat ke lokasi dan meminta agar warga tidak mengambil tindakan lain. Kita tetap selesaikan sesuai prosedur dan berharap segera ditindaki," katanya.

Lurah Rewarangga Selatan mengatakan, saat ini dampaknya sudah dirasakan oleh warga  maka aktivitas pabrik tahu tempe Krakatau mesti dihentikan sementara sambil memperbaiki IPAL. Nani berharap DLH Ende segera mengambil tidakan.

Asisten II Setda Ende, Derson Duka saat menerima kedatangan warga dan lurah Rewarangga Selatan mengatakan, akan berkoordinasi dengan DLH Ende agar segera ke lapangan  untuk  melakukan kajian. Derson juga meminta agar lurah dan warga menyampaikan pengaduan secara tertulis yang disampaikan kepada DLH dan ke Bupati Ende.

"Terima kasih karena sudah datang menyampaikan persoalan itu, selanjutnya saya akan berkoordinasi dengan  DLH sebagai Dinas Teknis agar segera turun ke lapangan. Ibu lurah nanti dibuat pengaduan secara tertulis ke DLH dan bupati," katanya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment