Tinggi, Kebutuhan Sayur, Buah, Biofarmaka Hotel dan Restoran di Mabar
Penulis: Andre Durung/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 21 Jun 2021, 15:09:05 WIB Ekonomi
Tinggi, Kebutuhan Sayur, Buah, Biofarmaka Hotel dan Restoran di Mabar

Blasius Apen


Labuan Bajo, Florespos.net-Kebutuhan hotel dan restoran di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi NTT terhadap aneka sayur, buah-buahan dan biofarmaka (hortikultura) setiap hari cukup tinggi. Hal itu beralasan mengingat Kabupaten Mabar, adalah daerah pariwisata super prioritas.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pengembangan dan Penyediaan Sarana Produksi Pertanian (PPSPP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Mabar, Blasius Apen kepada Florespos.net, di Labuan Bajo, Senin (21/6/2021).

Blasius Apen mengatakan, kelompok sayur-sayuran kebutuhan hotel dan restoran, setiap hari rata-rata 4.675 kilogram (kg) atau 4,68 ton, atau 140.250 kg/140,25 ton per bulan, atau 1.683.000 kg/1.684 ton pertahun. Aneka sayur ini tersedia di Pasar Rakyat Batu Cermin dan Pasar Baru, di Labuan Bajo, ibu kota Mabar.

Baca Lainnya :

Beragam sayur itu, sebut Blasius Apen, yakni kol, wortel, tomat, kentang, buncis, labu, bayam, kangkung, sawi putih, sawi hijau, terung, selada, pare, paprika, bunga kol, brokoli, ketimun, cabai keriting, cabai besar, cabe rawit, kacang panjang, bawang merah, bawang putih, terung dan bawang bombai. Total 25 jenis sayur.

Kemudian kebutuhan akan 19 jenis buah rata-rata tiap harinya 6.722 kg atau 6,72 ton, atau 201.660 kg/201,66 ton per bulan, atau 2.419. 920 kg/2.419,92 ton per tahun. Jenis buah dimaksud, yakni pisang ijo, pisang kepok, pisang susu, pisang mas, apel, semangka, anggur, pepaya, melon, jeruk, alphocat, nenas, buah naga, kedondong, bengkoang, mangga mudah, salak, mangga dan klengkeg.

Blasius Apen mengatakan, kebutuhan rata-rata berbagai biofarmaka setiap harinya 198 kg atau 0,20 ton, atau 5.90 kg/5,94 ton per bulan, atau 71.280 kg/71,28 ton per tahun. Aneka tanaman Biofarmaka itu, yakni kemangi/hasil, daun pandan, seledri, jeruk nipis, daun mint, jahe, lengkuas, kunyit, dan kencur. Total 9 jenis.

“Data mentahnya berasal dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Mabar. Tetapi yang olah detailnya hingga dapat angka kebutuhan rata-rata per hari, bulan dan tahunnya, saya,” ungkap Blasius Apen menambahkan.

Sebelumnya hal yang sama diungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas TPHP Mabar Laurensius Halu. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment