Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Warga Matim Ditemukan Telah Meninggal Dunia di Ruteng
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 30 Jul 2021, 12:36:13 WIB Nusa Bunga
Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Warga Matim Ditemukan Telah  Meninggal Dunia di Ruteng

Para petugas berpakaian anti Covid-19 mengevakuasi Cici dari kosnya ke RSU Dokter Ben Mboi Ruteng, Jumat (30/7/2021).


Ruteng, Florespos.net - Seorang warga Matim ditemukan telah meninggal dunia di dalam kosnya di Kelurahan Poco Mal, Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, Kamis (29/7/2021) malam. Warga yang teridentifikasi bernama Martinus Onge alias Cici (39) diketahui sudah tiga hari tidak  keluar kamar kosnya.

Sesuai dengan rilis yang diterima wartawan dari Polres Manggarai di Ruteng, Jumat (30/7/2021) menyebutkan, penemuan jenazah Cici bermula dari kecurigaan rekannya Yohanes Gurtoroyem yang sudah tiga hari tak melihat Cici keluar kamar dan pintu kosnya terkunci. Yohanes yang penasaran memberitahu pemilik kos Agus Pen. Pintu kos kemudian diketuk, tak ada sahutan dari dalam dan kemudian pintu dibuka menggunakan kunci cadangan. Saat itu baru diketahui bahwa  Cici terbujur kaku di tempat tidurnya.

Menurut Kapolres AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Humas Ipda I Made Budiarsa, temuan mayat itu langsung dilaporkan ke polisi. Dalam hitungan menit, polisi tiba di tempat kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dipimpin KBO Satuan Intelkam Ipda  Adrianus Gon Alastan dan KBO Reskrim Ipda I Wayan Gustama dan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai.

Baca Lainnya :

"Hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tetapi di kamarnya ditemukan obat batuk dan flu," katanya.

Dikatakan, sesuai dengan informasi di lapangan, dalam sepekan ini, Cici yang berprofesi sebagai perias pengantin baru itu mengalami sakit batuk dan pilek. Karena sakit itu, Cici tidak pernah keluar kamar hingga ditemukan telah meninggal dunia.

Jenazah Cici, lanjut Humas Budiarsa,  dibawa ke RSU Dokter Ben Mboi Ruteng untuk diperiksa lebih lanjut. Jenazahnya kemudian disemayamkan di kamar jenazah sambil menunggu jemputan dari Satgas Penanganan Covid Manggarai Timur. Dan, jemputan akan dilakukan,  Jumat (30/7/2021) dan jenazahnya dibawa ke Kampungnya Rewung, Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Matim.

Apakah Cici terpapar Covid-19 atau tidak, sesuai dengan penjelasan Dokter di RSU Dokter Ben Mboi Ruteng, Humas Budiarsa menjelaskan, virus Covid tidak bisa terdeteksi lagi dua jam setelah dinyatakan meninggal dunia. Dengan pelbagai pertimbangan, proses penanganan selanjutnya dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan untuk Covid-19.

Sebelumnya, seorang warga Kelurahan Poco Mal, Bona Barut mengatakan, orang mengenalnya selama ini bernama Cici. Almarhum seorang lelaki, tetapi berperilaku seperti perempuan. Pergaulannya pun dengan perempuan dan pekerjannya sebagai perias pengantin.

"Itu saja yang kita tahu. Kita berdoa agar jiwanya beristirahat dalan damai Tuhan," katanya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment