Smart City di Manggarai Masih Terkendala Koneksi Jaringan Internet
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 14 Sep 2021, 17:28:31 WIB Nusa Bunga
Smart City di Manggarai Masih Terkendala Koneksi Jaringan Internet

Sekda Fansy Jahang (ke-2 dari kiri) saat membuka Bimtek tahap dua smart city. Para peserta Bimtek dari pelbagai elemen di Manggarai serius mengikuti setiap materi yang dibawakan pendamping.


Ruteng, Florespos.net-Pengembangan smart city amat mengandalkan akses internet mudah dan cepat dalam memberi pelayanan publik. Namun, saat Kabupaten Manggarai masih mengalami kendala soal koneksi jaringan internet yang menjangkau semua wilayah, baik kota maupun di desa.

“Saya harus jujur mengakui bahwa kita masih mengalami kendala untuk pembangunan smart city. Masalahnya berkaitan akses internet yang terhubung merata di daerah ini,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai, Fansy Jahang di hadapan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) tahap dua pembangunan smart city di Kantor Bupati, Senin (13/9/2021).

Sekda Fansy mengatakan, kendala apa pun dalam mewujudkan smart city tetap harus diatasi. Jaringan komunikasi ke pelbagai pihak terkait terus dilakukan guna mengatasi soal-soal yang ada, terutama berkaitan telekomunikasi itu.

Baca Lainnya :

Kendala-kendala itu, kata Sekda Fansy, di antaranya, belum adanya koneksi jaringan internet antar perangkat daerah, kecamatan, dan desa-desa. Kendala lain belum meratanya koneksi pertelekomunikasian dan jaringan internet ke desa-desa.

Sekda Fansy, untuk mengatasi persoalan itu, pelbagai upaya telah dilakukan. Jalur komunikasi terus dilakukan dengan BAKTI Kominfo RI.

Pendamping Bimtek, Windy Gambetta mengatakan, dalam pengembangan smart city ini, tidak dilakukan begitu saja. Melainkan harus melewati pelbagai tahapan yang diprogramkan dan tentu masalah jaringan tidak boleh ada persoalan nantinya.

“Tahapan proses itu, yakni mendapatkan konsep dasar smart city dan keadaan Manggarai dengan kekuatan, kelemahan, dan ancaman. Semua nanti dikaji dan dianalisa secara baik dan benar dalam upaya mewujudkan smart city itu,” katanya.

Windy mengatakan, tahap berikutnya, yakni bagaimana mengisi apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, dan program apa yang dilakukan dan smart dimention apa yang mesti dilakukan nantinya.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment