Sejenak di Lesehan Pantai Tangga Alam
Kontributor: Ferdinanda Meu/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 12 Sep 2021, 14:20:12 WIB Wisata
Sejenak di Lesehan Pantai Tangga Alam

Pengunjung yang datang menikmati alam pantai dan mampir di Lesehan Tangga Alam


Ende, tidak hanya menyimpan kisah sejarah tentang Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, pada masa penjajahan. Bergeser sedikit ke pinggir kota, terbentang seabrak obyek wisata alam dan pantai yang memanjakan mata.


Salah satu obyek wisata alam pantai di pinggir Kota Ende itu, yakni Pantai Tangga Alam di Kecamatan Ndona. Pesisir Pantai Tangga Alam menjadi salah satu spot menarik baik pagi, siang maupun sore hari, apalagi saat-saat senja tiba.

Baca Lainnya :

Berjalan di pahatan-pahatan alam batu pantai, menyaksikan gulungan gelombang dan busa putih ketepian pantai. Suasana alam pantai yang tenang. Sepoi angin yang sejuk menjadi daya tarik sendiri manakala berada di tempat ini.

Tidak itu saja. Di pantai ini, juga setiap pengunjung bisa menikmati makanan lokal yang tersaji di Lesehan Pantai Tangga Alam. Lesehan itu dibangun setahun lalu oleh Yoseph Mutiara Bara, warga setempat.

Dia mengubah pandangan sejumlah orang yang selama ini menganggap Pantai Tangga Alam, itu tempat angker.

“Tuhan telah menyediakan alam beserta segala isinya. Kita manusia tinggal mengolah agar bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan,” kata Yusak, begitu dia biasa disapa, kepada Florespos.net, Selasa (24/8/2021) sore.

Ide membangun lesehan sudah muncul di benak Yusak sejak empat tahun lalu dengan alasan utama kebutuhan ekonomi.

Selain itu, menurut dia, sebelum ada lesehan, lokasi sekitar pantai itu biasa menjadi tempat orang-orang mengambil pasir, karena 90-an persen pasir di lokasi mengandung besi.

“Pasir di sini mengandung besi sekitar 90-an persen. Selain kebutuhan ekonomi, juga untuk bisa mencegah pengambilan pasir berlebihan dan meminimalisir terjadinya abrasi pantai,” kata Yusak.


Dia mengaku lesehan yang dibangunnya juga mendapat dukungan dan perhatian dari pemerintah. Setelah dibangun, ungkap Yusak, selalu ramai pengunjung yang datang menikmati alam pantai dan mampir di Lesehan Tangga Alam.

“Pengunjung merasa cocok dan nyaman menikmati alam pantai, pemandangan alam lainnya dan makanan lokal yang kami sajikan,” kata Yusak.

Hari sudah mulai gelap. Matahari sudah kembali keperaduan. Kunjungan siangkat Florespos.net, di Pantai Tangga Alam mesti berakhir.

Menutup percakapan, Yusak berpesan, alam pantai yang indah dan Lesehan Tangga Alam miliknya selalu menanti kedatangan setiap pengunjung, baik dari Kota Ende maupun dari luar Ende.

“Saya percaya virus tidak akan bertahan lama di air garam. Maka, saya yakin dan percaya, suatu saat nanti Corona akan berakhir. Datang dan nikmati alam indah pantai dan jangan lupa mampirlah sejenak apalagi saat menanti senja tiba di Lesehan Tangga Alam ini,” tutup Yusak.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment