Satker PJN IV Ajak DPRD Ende Kawal Usulan Pembangunan Drainase Kota
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 28 Sep 2021, 13:47:20 WIB Nusa Bunga
Satker PJN IV Ajak DPRD Ende Kawal Usulan Pembangunan Drainase Kota

Gusti Adnawinata, PPK 4.2 , Satker PJN IV wilayah Flores.


Ende, Florespos.net - Pembagunan dua drainase dalam  kota Ende di jalur jalan Achmad Yani dan Gatot Soebroto yang menjadi langganan banjir saat hujan telah diusulkan sejak dua tahun lalu. Dua dranase di jalan Nasional yang menjadi kewenangan Kementerian PUPR melalui Satker PJN IV wilayah Flores itu direncanakan  untuk dibangun pada tahun 2022.

Mewakili Kasatker Pelaksana  Jalan Nasional ( PJN) IV wilayah Flores, PPK 4.2, Gusti Adnawinata saat menerima komisi II di kantor Satker, Jumat (24/9/2021) mengatakan bahwa terkait dengàn rencana pekerjaan  itu, Satker PJN IV wilayah Flores telah mengusulkan ke Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT agar bisa dikerjakan pada tahun 2022.

"Memang untuk tahun ini tidak  ada program pekerjaan drainase di kota, untuk  itu kita usulkan ke Balai tahun  2022 ada pekerjaan drainase di Jalan  Gatot Soebroto dan Ahmad Yani," katanya.

Baca Lainnya :

Gusti mengatakan, untuk realisasi pekerjaan  tersebut akan dilakukan melalui proses. Gusti mengajak anggota  DPRD Ende melalui komisi  yang membidangi untuk ikut mengawal usulan itu agar bisa diprogramkan di tahun 2022. Menurutnya pada tahun 2021 telah diusulkan namun sebagian angaran direcofusing untuk penanganan Covid-19 sehingga pekerjaan itu tidak direalisasikan.

"Prosesnya dari kami usulkan dan Balai nanti yang  menentukan, jadi kami usulkan juga   dari DPRD Ende untuk  mengawal ke Balai supaya usulan ini bisa diprogramkan tahun  depan,  yang menentukan adalah Balai," kata Gusti.

Ketua Komisi II DPRD Ende, Yulius Cesar Nonga  mengatakan, banjir yang terjadi di dua jalan  ini mesti segera dicarikan solusi karena terjadi setiap saat hujan turun. Saat ini pemerintah tidak lagi saling menyalahkan tetapi segera dilakukan penanganan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 

"Kita tidak lagi mencari alasan pembenaran atau saling menyalahkan dan saat ini yang paling penting  itu adalah upaya penanganan. Kita mau cek komitmen dari Satker PJN IV untuk benahi dua drainase ini sudah sejauh mana karena saat ini masyarakat sudah sengsara merasakan dampak dari banjir," katanya.

Yulius menambahkan bahwa anggaran penanganan jalan  nasional  itu ada setiap tahun, namun  tidak pernah melakukan pembenahan drainase dalam kota. Satker PJN IV wilayah Flores jangan hanya fokus jalan dan drainase  luar kota tetapi benahi juga drainase dalam kota  termasuk di depan kantor Satker.

"Tahun 2022 itu harus pasti dan  jangan janji lagi. Nanti kita sama-sama ke Balai untuk meminta pembenahan dua drainase dalam kota. Jangan hanya fokus di luar kota tetapi lihat juga dengan masalah yang ada di depan mata dalam kota," katanya.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment