Rakor Rekapitulasi DPB, DPT Flotim Bertambah 695 Pemilih Baru
Penulis: Wentho Eliando/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 01 Jul 2021, 17:35:56 WIB Politik
Rakor Rekapitulasi DPB, DPT Flotim Bertambah 695 Pemilih Baru

Suasana Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Kabupaten Flotim digelar KPU Flotim, di Ruang Rapat Lantai II, Selasa (29/6/2021). Foto: Istimewa.


Larantuka, Florespos.net-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi NTT, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), di Ruang Rapat Lantai II, Selasa (29/6/2021).

Dari Rakor itu terungkap DPT Kabupaten Flotim mengalami penambahan sebanyak 695 pemilih baru. Tambahan pemilih baru itu terjadi pada Pemutahkiran data pemilih (PDP) periode Juni dalam Triwulan II tahun 2021.

Rakor dipimpin Ketua KPU Flotim, Kornelis Abon Tabi didampingi Komisioner lain dan Sekretaris KPU Flotim.

Baca Lainnya :

Peserta yang hadir terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Flotim, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Flotim, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Flotim, Kodim 1624 Larantuka, dan Polres Flotim.

Rilis yang diterima Florespos.net, dari KPU Flotim, Rabu (30/6/2021), menyebutkan, hasil rekapitulasi DPB Flotim itu meningkat dari periode sebelumnya. Pada periode April 2021 berjumlah 223 pemilih baru dan Mei berjumlah 318 pemilih baru.

Ketua Divisi Program dan Data KPU Kabupaten Flotim, Fabianus Boli Uran menjelaskan, DPB periode Juni dan Triwulan II 2021, jumlah pemilih 165.755 pemilih. Dengan rincian, laki-laki 77.618 pemilih dan perempuan 88.137 pemilih.

Fabianus Boli mengatakan, rekapitulasi DPB periode Juni dan Triwulan II 2021 itu diperoleh dari hasil pemutakhiran data penduduk yang diperoleh melalui data layanan Administrasi Penduduk (Adminduk) Disdukcapil Flotim.

Selain itu, kata Fabianus Boli, juga diperoleh dari rekomendasi Bawaslu Flotim, laporan Pemerintah Desa Nelelamawangi, Kecamatan Ile Boleng, Desa Riangbaring, Kecamatan Ile Bura dan dari masyarakat melalui SIADIL (Aplikasi Sistem Informasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan).

Fabianus Boli mengatakan, dari 165.775 pemilih itu, 100 pemilih dicoret dari DPT Pemilu 2019 karena tidak memenuhi syarat (TMS) dengan alasan meninggal dunia dan pindah domisili.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment