Pria Mabuk Asal Kenda, Diamankan Polisi Pasca Aniaya Warga
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 26 Jul 2021, 10:09:35 WIB Hukum
Pria Mabuk Asal Kenda, Diamankan Polisi Pasca Aniaya Warga

Terduga pelaku penganiayaan tak berkutik saat ditangkap polisi.


Ruteng, Florespos.net - Seorang pria yang diduga mabuk miras asal Kenda, Kecamatan Wae Rii, Manggarai harus berurusan dengan polisi, hari-hari belakangan ini. Pria usia 28 tahun diamankan polisi pasca menganiaya/memukul orang hanya karena tidak mau mengantar temannya.

Sesuai dengan rilis yang diterima wartawan dari Polres Manggarai, Senin (26/7/2021) menyebutkan, pria asal Kenda bernama WK (28) ditangkap polisi, akhir pekan lalu. Korban dalam kasus itu adalah Robin Umbu Tamo Ama (26).

Menurut Kapolres AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Humas Ipda Made Budiarsa, pelaku ditangkap pasca adanya laporan penganiayaan ke Polres usai kejadian, Jumat (23/7/2021) malam. Terduga yang sempat kabur sebelum ditangkap polisi sehari setelahnya dan langsung dibawa ke Polres untuk diproses hukum.

Baca Lainnya :

"Terduga pelaku sudah ditangkap oleh tim Jatanras bersama anggota Piket Pidum dan anggota SPKT. Penangkapan dilakukan pasca adanya laporan dari korban," katanya.

Dikatakan, kasusnya berawal saat korban melintas di tempat kejadian di Pasar Inpres Ruteng, Jumat malam. Terduga bersama temannya sedang kumpul-kumpul sambil minum minuman keras. Melihat korban, terduga memanggil dan  meminta untuk mengantar seorang rekannya ke rumahnya.

Permintaan terduga, lanjut Humas Budiarsa, tidak diindahkan dengan alasan tidak mau mengantar orang dalam keadaan mabuk. Korban tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan menggunakan sepeda motor.

Karena ditolak, Humas Budiarsa menjelaskan, terduga langsung memukul korban berkali-kali menggunakan tangan dan kaki. Korban mengalami memar di wajah, tangan, dan badan. Korban kemudian melaporkan ke polisi atas penganiayaan yang dialaminya.

Seorang penghuni Pasar Inpres Ruteng, Yosef Cimpar mengatakan, kasus yang terjadi itu menjadi buah bibir warga pasar. Ceritanya menjadi kian heboh karena terduga ditangkap polisi sehari setelah kejadian.

"Kami juga tidak tahu persis kejadian. Tetapi, sekarang orang cerita tentang penangkapan untuk proses hukum. Dan, baiknya polisi sering patroli di pasar karena seorang mabok karena miras sore hingga malam hari," katanya. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment