Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembunuhan yang Menewaskan Warga Doreng

By Editor Florespos 28 Sep 2021, 16:55:18 WIB Nusa Bunga
Polisi  Tangkap Tiga Pelaku Pembunuhan yang Menewaskan Warga Doreng

Polres Sikka mengamankan tiga remaja asal Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka yang diduga membunuh korban bernama Yoris di Mapolres Sikka, Selasa (28/9/2021).


Maumere, Florespos.net - Aparat Polres Sikka dan Polsek Bola, Selasa (28/9/2021)  berhasil mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial MR, AN, dan GD yang diduga bertanggung jawab di balik kasus pembunuhan yang menewaskan warga Habibola,Dusun Habibola,Desa Waihawa,Kecamatan Doreng,Kabupaten Sikka  bernama Yoris (17 tahun) di Jalan Raya Ipir tepatnya di Wologahar Pantai, Desa Ipir Kecamatan Bola, Minggu (26/9/2021) pukul 23.30 Wita.

Ketiga pelaku diduga menghabisi nyawa  korban dengan  benda tajam hingga  meninggal dunia saat pesta sambut baru di Desa Ipir.

Perihal penangkapan pelaku dan pengungkapan kasus ini disampaikan Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Wahyu Agha Ari Septyan S, SIK kepada wartawan di Mapolres Sikka, Selasa (28/9/2021).

Baca Lainnya :

Kasat menjelaskan awalnya tim polisi mengamankan meringkus 8  orang dari salah satu tempat di salah satu lokasi di Kecamatan Hewokloang..Dari 8 orang yang diringkus itu, ada tiga orang diduga sebagai pelaku.

“Kami masih melakukan pemeriksaan. Dari 8 orang ini sesuai hasil keterangan mengarah 3 orang sebagai pelaku.Apakah ada tambahan pelaku, nanti kita akan sampaikan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan. Tentunya peran dari 8 orang ini akan kita ketahui usai pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim.

Kasat menambahkan bahwa  penangkapan  pelaku dugaan tindak pidana atas Yoris ini berkat kerja sama para saksi dan semua pihak, di mana selama dua hari tim bekerja siang dan malam mengungkap pelaku kematian Yoris.

“Untuk sementara dari keterangan awal ada tiga pelaku dari delapan orang yang kita amankan di Kecamatan Hewokloang. Keterangan awalnya delapan orang ini pergi ke tempat pesta dan ada keributan lalu terjadi tindak pidana yang menyebabkan  meninggalnya Yoris,” kata Kasat.

Pantauan Florespos.net di Mapolres Sikka, Selasa, tiga pelaku yang diduga membunuh  Yoris  tampak tidak banyak bicara dan hanya tertunduk diam saja.

Diberitakan media ini sebelumnya, Tim Polres Sikka dan Polsek Bola sedang menyelidiki pelaku pembunuhan  yang menewaskan warga Habibola,Dusun Habibola,Desa Waihawa,Kecamatan Doreng,Kabupaten Sikka bernama Yoris (17 tahun) di Jalan Raya Ipir tepatnya di Wologahar Pantai, Desa Ipir Kecamatan Bola, Minggu (26/9/2021) pukul 23.30 Wita.

Margono menjelaskan  pada  Senin (27/9) sekitar pukul 05.00 Wita, telah datang ke SPKT Polsek Bola seorang laki laki atas nama Hilarius Arianto untuk melaporkan Tindak Pidana Diduga Pembunuhan di mana kejadiannya di Jalan Raya Ipir tepatnya di Wologahar Pantai, Desa Ipir Kecamatan  Bola pada Minggu (26/9) pukul 23.30 Wita.

Untuk memudahkan penyelidikan, lanjut Iptu Margono, maka polisi telah meminta bantuan 4 saksi yakni Marianus Kalitus (38 tahun) warga warga Wairterang, Desa Wairterang, Kecamatan Waigete;  Alfonsus Gori (47 tahun) yang berprofesi nelayan asal Wologahar Pantai, Desa Ipir, Kecamatan Bola;  Ignasius Nong Yono (21 tahun) warga  Habibola, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng’; dan Bonefasius Mayunus Lado (20 tahun) warga Habibola.

Kronologi

Iptu Margono menjelaskan kronologi kejadian di mana  pada Minggu (26/9) pukul 23.30 Wita bertempat di jalan Raya Ipir tepatnya di Dusun Wologahar Pantai, Desa Ipir, Kecamatan Bola telah terjadi didugaTindak Pidana Pembunuhan yang mana terlapor yang masih dalam penyelidikan.

“Pada tubuh korban terdapat luka akibat tikaman benda tajam di pinggang kanan, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Atas kejadian tersebut pelapor mendatangi SPKT Polsek Bola dan melaporkan kejadian tersebut,” kata Iptu Margono.

Iptu Margono menambahkan bahwa keluarga korban menolak mengautopsi jenazah korban, dan keluarga  telah membuat berita acara penolakan autopsi.

”Keluarga  telah membuat berita acara penolakan autopsi,” kata Iptu Margono. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment