Pinggang Tetap Terikat dan Pelita Selalu Bernyala (Mengenang Almarhum P. Bernardus Kota, SVD)
Oleh P. Kons Beo, SVD

By Admin Florespos 14 Jul 2021, 09:07:12 WIB Tokoh
Pinggang Tetap Terikat dan Pelita Selalu Bernyala (Mengenang Almarhum P. Bernardus Kota, SVD)

Alm. P. Bernardus Kota, SVD


Berita duka itu datang dari Provinsi SVD Ende. Telah meninggal dunia di klinik pratama Susteran SSpS Ende pada hari Senin, 12 Juli 2021, pukul 08.55 Wita, P. Bernardus Kota, SVD pada usianya yang ke-85. Dan pada Selasa, 13 Juli 2021, diadakan upacara pemakaman yang diawali dengan Ibadat Sabda dan pemberkatan jenazah di Kapela Biara St. Mikhael, Syuradikara.

Tepat pukul 15.00, Ibadat Sabda dimulai dengan mengacu ketat pada protokol kesehatan Covid-19. Sebagaian besar anggota keluarga dan sahabat kenalan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir pada almarhum. Di awal Ibadat, Pater Provinsial SVD Ende menyentil pentingnya Ibadat Sabda untuk mengingatkan Gereja, kita sekalian, akan kekuatan Sabda Yesus yang sungguh menyapa dan membawa hidup bagi manusia. Dalam Injil, selalu terdengar kata-kata Yesus seperti “ Aku bersabda kepadamu…..”  Seruan dari Yesus itu juga menyapa Pater Bernardus Kota dan semua yang ditinggalkannya.

P.  Lukas Jua, SVD (Provinsial SVD Ende), dalam homili, mengajak semua yang hadir, anggota keluarga, seluruh alumni Syuradikara, sahabat kenalan, serta para anggota SVD untuk meneladani sikap hidup yang telah disaksikan oleh almarhum.

Baca Lainnya :

Tampilan hidup P. Nadus Kota telah dibingkainya dalam panggilan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang guru sambil mengikuti Yesus sebagai Guru utama. Almarhum dikenal sebagai guru selalu siap sedia, setia, dan bijaksana. Pater Provinsial mengutip kalimat yang menjadi kekuatan almahum dalam tugasnya sebagai guru, “Seorang guru adalah orang yang menjadikan anak kandung orang yang bukan anaknya.” Dalam spirit sederhana ini, almarhum berjuang mencintai panggilannya sebagai guru. Itulah yang diperlihatkannya selama ia mengabdi bagi para calon imam di Seminari San Dominggo Hokeng, bagi para mahasiswa di IKIP Sanata Dharma-Jogya, dan di SMAK Syuradikara-Ende.

Ketekunan, kesetiaan, dan kedisiplinan sebagai guru ditunjukkan almarhum tidak saja ketika ia masih aktif. Bahkan, setelah usia pensiun pun ia masih punya atensi sunggu pada dunia persekolahan. Pater Provinsial menyentil, “Ketika aktif dan pada usia pensiun, kamarnya tidak pernah jauh dari kantor sekolah.”

P. Bernardus Kota, SVD, ditegaskan pula oleh Pater Provinsial, adalah seorang imam, biarawan, dan misionaris Serikat Sabda Allah (SVD). Almahum telah hadir sebagai sosok yang sederhana. Persembahan diri ia tujukkan di dalam dedikasinya terhadap tugas dan tanggung jawab yang diserahkan kepadanya.

Sebagai seorang biarawan, almarhum sungguh mencintai komunitas dan cara hidup berkomunitas. Kecuali pada saat sakit atau karena ada urusan mendesak lainnya, “beliau pasti hadir dalam doa bersama, misa harian, dan juga makan bersama,” kata Pater Provinsial. Dalam keadaan sulit berjalan pun, almarhum tetap berjuang untuk berada bersama para sama saudara.  Tampaknya ada ungkapan iman sederhana nan teguh dalam hatinya.

Dalam Yesus yang diimani, P. Bernardus Kota, SVD telah melihat, menemukan, dan mengalami ‘sesuatu yang lebih luhur dan mulia,’ yang membuatnya tulus untuk melepaskan segala yang lain. Kata Pater Provinsial, sebagai orang yang dituakan dalam sukunya, seharusnya almarhum adalah seorang kepala suku. Tetapi, almarhum telah tinggalkan semuannya demi apa ‘yang lebih menguntungkan di dalam Kristus.’

Refleksi Pater Provinsial tentang almarhum P. Bernardus Kota, SVD meyakinkan kita semua akan kekuatan Sabda Yesus akan betapa pentingnya ‘pinggang yang selalu terikat’ yang isyaratkan sikap siap siaga masing-masing kita menjelang saat Tuhan datang. Dan simbolisme ‘pelita yang bernyala’ (cf. Luk. 12:35) membersitkan kekuatan kesaksian hidup yang jelas, tegas, serta inspiratif bagi sesama. 

Sosok almarhum P. Bernardus Kota, SVD telah dikenal oleh banyak orang. Terlebih oleh sekian banyak alumni SMAK Syuradikara, Ende. Ia berziarah dalam hidup dalam tugasnya sebagai guru, pendidik, dan pengajar. Kesaksian hidupnya sebagai guru menunjukkan bahwa sesungguhnya almarhum tak sebatas guru ilmu pengetahuan. “Ia adalah juga guru kehidupan”, demikian kata-kata akhir sambutan dari P. Patris Pa, SVD selaku Wakil Provinsial SVD Ende.

P. Bernardus Kota, SVD lahir pada 20 April 1936 di Were, Kabupaten Ngada. Masuk Seminari Menengah Todabelu, Mataloko (1951-1958); menjalankan masa novisiat SVD di Ledalero (1958-1960); ikrarkan kaul pertama (15 Agustus 1960), dan kaul kekal (15 Agustus 1965); ditahbiskan menjadi diakon 9 Oktober 1965, dan ditahbiskan menjadi imam di Mataloko oleh Mgr. Gabriel Manek, SVD-Uskup Agung Ende (20 April 1966). Selama hidupnya sebagai seorang Imam, Biarawan dan Misionaris SVD, beliau telah berbakti demi Injil Tuhan di Paroki Kewapante-Kabupaten Sikka, Seminari San Dominggo-Hokeng, IKIP Sanata Dharma-Jogya, dan terhitung sejak Oktober 1981, beliau menjadi anggota Komunitas St. Mikhael-SMAK Syuradikara-Ende.

Selamat Jalan P. Bernardus Kota. Kata-kata Rasul Paulus kepada Timotius sungguh memeteraimu pula:

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan…” (2 Tim 4:7-8).

Verbo Dei Amorem Spiranti  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment