Pemkab Mabar Akan Istirahatkan 2000 Tenaga Kontrak, Wabup Weng: Kebijakan Tidak Populis
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 10 Jul 2021, 20:30:03 WIB Nusa Bunga
Pemkab Mabar Akan Istirahatkan 2000 Tenaga Kontrak, Wabup Weng: Kebijakan Tidak Populis

Wakil Bupati Manggarai barat, Yulianus Weng.


Labuan Bajo, Florespos.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan istirahatkan 2.000 pegawai tenaga kontrak setempat demi efisiensi anggaran daerah.

Wakil Bupati (Wabup) Mabar Yulianus Weng mengatakan, kebijakan Pemkab Mabar yang berencana mengistirahatkan tenaga kontrak di lingkup Pemkab Mabar tidak populis. Tetapi demi efisiensi anggaran daerah, langkah itu mau tidak mau dilakukan Pemkab.

"Yang pasti ini tidak populis, banyak yang tidak senang. Tapi demi efisiensi anggaran tetap dilakukan," kata Wabup Weng menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo, Jumat (9/7/2021).

Baca Lainnya :

Menurut Wabup Weng, jumlah tenaga kontrak di lingkup Pemkab Mabar saat ini 2.600 orang. Dari angka tersebut direncanakan yang lainnya akan diistirahat. Jumlahnya bisa seratus orang, bisa seribu orang, bisa juga dua ribu orang.

Apakah mekanismenya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), ataukah di rumahkan dengan pemberian pesangon atau bagaimana, semua sedang dievaluasi Pemkab Mabar.

Kapan para tenaga kontrak daerah itu diistirahatkan, juga belum tahu. Yang diistirahat itu apakah berdasarkan umur, ijasah dan lain-lain, juga belum tahu. Sekarang tim sedang lakukan evaluasi, ujar Wabup Weng.

Eks Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu menambahkan, keuangan  daerah Mabar selama ini dihabiskan untuk bayar gaji para pegawai/tenaga kontrak setempat yakni Rp60 miliar/tahun, kata Wabup Weng.

Kemudian belakangan banyak anggaran daerah Mabar juga dipotong dengan alasan Covid-19. Kondisi ini memaksa Pemkab Mabar harus lakukan efisiensi. Maka dengan alasan efisiensi itu, salah satu pilihan mungkin merumahkan tenaga/pegawai kontrak.

Merumahkan atau apapun namanya nanti, tapi ini pilihan berat yang akan diambil oleh Pemkab Mabar demi efisiensi anggaran. Tim Pemkab Mabar saat ini sedang melakukan evaluasi. Tetapi pilihan untuk istirahatkan tenaga kontrak bukan alasan balas dendam Pilkada Mabar tahun kemarin, tutup Wabup Weng.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment