Pamit Berburu, Agus Ditemukan Tak Bernyawa di Nata Bhada
Penulis Arto Togo/ Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 28 Sep 2021, 10:23:38 WIB Nusa Bunga
Pamit Berburu, Agus Ditemukan Tak Bernyawa di Nata Bhada

Korban Agustinus Meze (45) ditemukan tergeletak tak bernyawa di aeral persawahan Nata Bhada, Senin (27/9/2021).


Mbay, Florespos.net - Warga Desa Raja Timur, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di area pesawahan Nata Bhada, Senin (27/9/2021) sekitar pukul 23.00 Wita.

Korban diketahui bernama, Agustinus Meze (45) warga dari Wudu, Kelurahan Wolopogo, Kecamatan Boawae. Agustinus ditemukan oleh Alesandro Buu (29) yang saat itu melihat anjing peliharaan korban dan anjing tersebut langsung ke tempat korban yang telah meninggal.

Demikian hal itu disampaikan Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai melalui Kapolsek Boawae, Ipda Gerson S. Kadek, kepada Florespos.net, Selasa (28/9/2021).

Baca Lainnya :

Ipda Gerson menjelaskan bahwa pada Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 10.30 Wita, korban keluar dari rumah dengan menggunakan sepeda motor honda blead warna biru putih milik korban dengan membawa seekor anjing, sebilah parang, sepucuk senapan dan bere. (Tas bahu yang terbuat dari karung plastik warna putih). Dan berpamitan dengan istri korban untuk pergi berburu di arah Pu'u Jeru (wilayah batu kodok), di wilayah Kecamatan Aesesa Selatan. Korban berangkat sendirian. 

Karena sejak minggu sampai Senin (27/9/2021) tidak kembali ke rumah, istrinya coba melakukan kontak melalui handphone korban. Akan tetap saat di hubungi nomornya selalu di luar jangkau. Istri korban memberitahukan peristiwa hilang kontak ini kepada keluarga.  Keluarga korban melakukan pencarian ke tempat-tempat yang sering di datangi korban. Dan sampai di areal persawahan Nata Bhada, Desa Raja Timur, keluarga korban melihat sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan. Lalu keluarga korban melakukan pencarian di seputaran lokasi sepeda motor milik korban.

Menurut Ipda Gerson, saat melakukan pencarian sekitar pukul 17.00 Wita anjing milik korban yang saat itu korban bawah untuk berburu mendatangi saksi satu, Alesandro Buu (29). Kemudian saksi satu itu mengikuti anjing korban sampai ke tempat korban terbaring yang sudah tidak bernyawa.

Terkait hal itu keluarga yang mencari korban langsung menghubungi piket Polsek Boawae.

Saat itu kata Ipda Gerson Piket dan dokter bersama-sama langsung menuju tempat kejadian perkara.

Menurutnya ketika petugas tiba di TKP masih dalam keadaan asli, posisi korban terlentang dengan kedua kaki terlipat kearah bokong korban.

"Saat ditemukan tak bernyawa korban mengenakan baju kaos berwarna kuning pudar, celana pendek berwarna hitam tanpa alas kaki. Sementara pada pinggang korban terdapat parang dengan sarungnya yang masih terikat pada pinggang korban, sementra tas dan senapan angin masih tergantung di leher korban," ujarnya.

Ipda Gerson mengatakan, sesuai hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter puskesmas Boawae di TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sementara darah keluar dari hidung dan telinga korban.

Terkait kematian korban, kata Ipda Gerson, keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi dan menerima peristiwa kematian korban sebagai musibah. * 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment