Menuju Smart City, Pemda Manggarai Fokus Siapkan SDM
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Wentho Eliando

By Editor Florespos 14 Sep 2021, 17:20:41 WIB Nusa Bunga
Menuju Smart City, Pemda Manggarai Fokus Siapkan SDM

Para peserta Bimtek dari pelbagai elemen di Manggarai serius mengikuti setiap materi yang dibawakan pendamping.


Ruteng, Florespos.net-Kabupaten Manggarai masuk dalam pengembangan program smart city. Untuk mewujudkan Manggarai smart city, Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai fokus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM).

Salah satu upaya mewujudkan itu, Pemda menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) melibatkan pelbagai elemen di antaranya, DPRD, BUMN, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat, bertempat di Kantor Bupati Manggarai, Senin (13/9/2021).

Rilis yang diterima Florespos.net, di Ruteng, Selasa (14/9/2021) menyebutkan, Bimtek lanjutan dalam kerangka pembangunan smart city diadakan secara online dan offline. Kegiatan itu dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Fansy Jahang.

Baca Lainnya :

Sekda Fansy mengatakan, smart city menjadi trend dalam pembangunan kota di dunia dan pembangunan model begitu layak diadaptasi pada kabupaten dan kota Indonesia. Dan, Kabupaten Manggarai sudah mulai bergerak ke arah smart city.

“Bimtek kali ini merupakan lanjutan dari tahap satu. Bimtek tahap dua tetap fokus pada penyiapan sumber daya manusia di Manggarai ini,” katanya.

Sekda Fansy mengatakan tujuan dari smart city, yakni memberi pelayanan publik transparan, efektif, dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pelayanan publik yang dimaksud berbasis digital untuk kehidupan yang lebih baik.

Dalam proses ke arah smart city itu, kata Sekda Fansy, Manggarai telah melakukan pelbagai persiapan seperti penyediaan pusat data, pembangunan dan pengembangan aplikasi e-goverment agar pelayanan publik efektif, efisien, dan akuntabel sesuai tuntutan masyarakat.

Untuk bisa mengimplementasikan ini, lanjut Sekda Fansy, perlu dilakukan pelbagai persiapan teknis dan sumber daya.

“Dan, tak kalah penting adalah dukungan dari pelbagai elemen di daerah. Tanpa dukungan itu, maka smart city akan sulit diwujudkan nantinya,” katanya.

Plt. Kadis Kominfo RI, Karolus Jun mengatakan, Bimtek yang dilakukan sudah memasuki tahapan penyusunan master plan smart city yang komprehensif dan aplikatif.

Lalu, tersusunnya dokumen master plan  implementasi jangka pendek satu tahun, jangka menengah lima tahun, dan jangka panjang 10 tahun.

“Bimtek tahap satu telah dilakukan Juni lalu. Tahap dua sekarang ini. Dan tahap tiga dan empat masih menunggu jadwal dari Kementerian Kominfo RI,” katanya.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment